Satgas Ultimatum Gubernur Lampung Abaikan Kinerja Posko Covid-19

Redaksi

Rabu, 14 Juli 2021 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan Pernyataan Pers Harian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Selasa (13/7). Foto: Netizenku.com

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan Pernyataan Pers Harian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Selasa (13/7). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Satgas Penanganan Covid-19 mengultimatum 20 kepala daerah se-Indonesia yang pelaporan kinerja Posko Covid-19 Tingkat Kelurahan/Desa tidak mencapai 10% dari total kelurahannya.

Dalam Pernyataan Pers Harian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Selasa (13/7), Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan Provinsi Lampung salah satu dari 20 provinsi yang pelaporan kinerjanya tidak mencapai 10% dari total kelurahannya.

Sembilan belas provinsi lainnya adalah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, NTB, Sumatera Utara, Bengkulu, Kalimantan Tengah, Riau, Jambi NTT, Maluku, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Papua, Maluku Utara, dan Sulawesi Tengah.

Baca Juga  BP KKN Unila Bersikap Kooperatif dengan Satgas Covid-19 Lampung

“Untuk itu saya minta kepada seluruh gubernur dari provinsi tersebut untuk benar-benar segera melakukan perbaikan tegas di wilayahnya masing-masing. Minggu lalu sudah saya sampaikan untuk segera membentuk posko, yang mana di minggu ini belum ada tanda-tanda penambahan posko terbentuk. Jangan menunggu sampai kasus di wilayahnya kritis untuk dapat sadar akan pentingnya pembentukan posko,” tegas Prof Wiku.

Dia meminta kepada seluruh pemerintah daerah untuk memastikan anggaran posko di wilayahnya masing-masing tersedia untuk menjalankan fungsi Posko Covid-19 Tingkat Kelurahan/Desa.

Menurut Prof Wiku, kesiapsiagaan dan antisipasi dari pemerintah daerah menjadi kunci penanganan Covid-19 yang cepat dan tepat sehingga kematian dapat dihindari sedini mungkin.

Baca Juga  Sayangi Keluarga, Ini Pesan Kepala Satgas Covid-19 Bandarlampung

“Besarnya peran RT atau RW sebagai lapisan pertama pertolongan pada kasus positif di wilayahnya menunjukkan betapa pentingnya posko terbentuk di setiap desa atau kelurahan agar setiap kasus Covid-19 dapat terkoordinir dan tertolong sedini mungkin,” kata dia.

Untuk Ketua RT atau RW di seluruh wilayah Indonesia, Prof Wiku menyampaikan harus selalu siap sedia dan gerak cepat dan mengoordinir perangkat wilayah masing-masing untuk menolong pasien positif Covid-19 di wilayahnya.

“Jangan menganggap enteng setiap kasus yang ada, apalagi mengucilkan warga yang terkena Covid-19. Koordinasikan dengan seluruh warga lainnya untuk gotong royong membantu warganya yang sedang isolasi mandiri maupun sedang dalam keadaan darurat dan butuh segera ditangani,” kata dia.

Baca Juga  Distribusi Minyak Goreng Door To Door Timbulkan Kecemburuan Sosial

Prof Wiku juga menyampaikan pentingnya kepala daerah untuk memantau kapasitas rumah sakit dan Puskesmas di wilayahnya masing-masing.

“Pastikan apabila seluruh fasilitas pelayanan kesehatan sudah penuh agar segera mengonversi tempat tidur non Covid-19 menjadi untuk Covid-19. Jika sudah tidak bisa lagi dikonversi maka perlu untuk segera membangun atau membuka tempat isolasi terpusat atau fasilitas penanganan darurat dengan mempertimbangkan jumlah kasus di wilayah masing-masing,” ujar dia. (Josua)

Berita Terkait

20 Hari Berturut-turut, Gelaran Porcam Juga Lantik KOK
Kantongi Undangan Resmi, Dapid Siap Sukseskan Kongres PMII
Eva Dwiana Lakukan Sedekah Laut Bersama Ratusan Nelayan
Inflasi Turun, Pemkot Bandarlampung Raup Rp 6,5 M Insentif Fiskal
Lelang Jabatan di Pemkot Masih Nihil
Pelatihan dan Penyerahan Modal Usaha, PLN Dorong Kemandirian Pesantren di Lampung
Ini Tips Perlindungan Data Pribadi Ala OJK Lampung
Ada Banyak Cabor, Porcam se-Bandarlampung Segera Dimulai

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 18:19 WIB

Perdana, Caleg Gerindra Terduga Pelaku Aniaya Dipanggil Polres Pesawaran

Sabtu, 20 Juli 2024 - 10:55 WIB

Bupati Pesawaran Ajak Masyarakat Bijak Sebelum Mengajak

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:32 WIB

Bupati Pesawaran Siap Dikritik Bahkan Dijewer Mualim Taher, Siapakah Dia?

Rabu, 17 Juli 2024 - 15:43 WIB

Dendi Ajak Aksi Nyata Tanggap Tantangan Perkembangan Zaman

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:33 WIB

Risma-Ibu Pengajian Dusun Menanti Kasih Peringati Tahun Baru Islam

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:11 WIB

Selamatkan Generasi Emas, Pesawaran akan Laksanakan PIN Polio Serentak

Senin, 15 Juli 2024 - 17:37 WIB

Masyarakat Mulai “Merujak” Ulah Oknum Caleg Gerindra Pesawaran

Senin, 15 Juli 2024 - 17:08 WIB

Bupati Pesawaran Sampaikan Pokok-pokok Perubahan APBD 2024

Berita Terbaru

Pringsewu

DPD APKARI Provinsi Lampung Gelar Rakerda Pertama di Pringsewu

Selasa, 23 Jul 2024 - 20:43 WIB

Pj Bupati Tubaba M Firsada, mengambil sumpah jabatan 7 orang pejabat yang dilantik menjadi pejabat eselon II, di lingkup Pemkab setempat, Selasa (23/7/2024). (Arie/NK)

Tulang Bawang Barat

Pj Bupati Tubaba Lantik 7 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungannya

Selasa, 23 Jul 2024 - 20:04 WIB

Pj Bupati Mulyadi Irsan, pukul gong sebagai penanda dimulainya Pekan Imunisasi Nasional Polio di Kabupaten Tanggamus, Sumberejo Selasa (23/7/2024). (Rapik/NK)

Tanggamus

Mulyadi Irsan Optimis Kabupaten Tanggamus Bebas dari Polio

Selasa, 23 Jul 2024 - 19:16 WIB

Pj Gubernur Lampung, Samsudin, ketika menghadiri acara PIN. (Foto: Diskominfotik)

Lampung

1 Juta Lebih Anak Ditarget Imunisasi Polio

Selasa, 23 Jul 2024 - 16:30 WIB