Sampah Disulap Jadi Produk Bernilai di Bandar Lampung Expo

Redaksi

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Stan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung menjadi salah satu tujuan pengunjung di Bandar Lampung Expo 2026. Beragam produk hasil daur ulang dipamerkan, mulai dari tas, lukisan, tempat minum, hingga pupuk organik.

(Netizenku.com): Seluruh produk merupakan hasil karya kelompok bank sampah binaan DLH. Limbah yang sebelumnya tidak bernilai kini diolah menjadi kerajinan dan produk yang memiliki nilai ekonomi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Budi Ardianto, mengatakan pameran tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan potensi pengelolaan sampah kepada masyarakat.

Baca Juga  Underpass Hanoman Dibeton, Pemkot Benahi Drainase Permanen

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengubah sampah dari bank sampah menjadi kerajinan tangan seperti tas, tempat minum, lukisan, hingga pupuk. Selain membantu menjaga lingkungan, produk ini juga memberi nilai tambah bagi UMKM lokal,” kata Budi Ardianto, Jumat (17/7/2026).

Edukasi Sekaligus Promosi UMKM

Budi menjelaskan keikutsertaan DLH dalam Bandar Lampung Expo tidak hanya untuk memamerkan hasil karya. Pameran juga menjadi media edukasi agar masyarakat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah melalui konsep daur ulang.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Menurutnya, pemanfaatan limbah dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA). Di sisi lain, kegiatan tersebut membuka peluang ekonomi bagi kelompok bank sampah dan pelaku UMKM.

“Upaya menampilkan hasil kreasi dari bank sampah akan terus kami lakukan. Ini merupakan bentuk dukungan kami dalam memperkenalkan produk UMKM binaan DLH Kota Bandar Lampung,” ujarnya.

Baca Juga  BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih

Pengunjung dapat melihat berbagai hasil kreativitas, seperti tas berbahan limbah plastik, miniatur kuda poni, hiasan berbentuk kadal dari limbah kayu, serta pupuk kompos dan pupuk organik cair.

DLH berharap semakin banyak masyarakat yang memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.(*)

Berita Terkait

Eva Dwiana Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih
Mayang: Sinergi Lintas Lembaga Kunci Perlindungan Masyarakat
Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut
Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang
BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih
80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Benahi Halte dan JPO, Pengelola Diminta Bergerak

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:16 WIB

Harlah PKB, Nunik Tegaskan Politik Harus Hadir dan Memberikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Bapenda Baru Siapkan 45 Water Meter, Munir Minta Seluruh Wajib Pajak Air Permukaan Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Banggar DPRD-TAPD Lampung Sepakati Perubahan APBD 2026, SiLPA Naik Rp94,3 Miliar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:03 WIB

DPRD Lampung Sesuaikan APBD Perubahan 2026, Prioritaskan Program Unggulan dan Efisiensi Belanja

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Mesuji Ukir Sejarah, Jadi Tuan Rumah Piala Soeratin Lampung Tiga Kategori Sekaligus

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Budiman As Minta 8.000 Aset Pemprov Lampung Diaudit Total

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Imelda Dorong Kepastian Usaha Peternak Telur

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:40 WIB

DPRD Lampung Dorong PAD Sektor Pertanian

Berita Terbaru