Riza: Kopi Asal Lampung Harus miliki Brand

Redaksi

Senin, 23 Juli 2018 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat (Netizenku.com): Festival Kopi 2018 Lampung Barat (Lambar) yang dipusatkan di Pekon Rigisjaya Kecamatan Air Hitam, menarik minat sejumlah pengusaha, terutama eksportir kopi.

Salah satunya Riza Efriansyah yang datang langsung dari Jakarta bersama rekan bisnisnya. Kepada Netizenku.com Riza mengaku sangat tertarik begitu mendapat undangan untuk menghadiri Festival Kopi 2018 Lambar.

\”Selama ini kami mendapatkan kopi dari daerah Indonesia timur dan Jawa, mudah-mudahan setelah melihat langsung kwalitas kopi Lambar yang ditampilkan dalam Festival Kopi, akan menarik minat negara tujuan ekspor,\” kata dia.

Baca Juga  Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Riza, Festival Kopi tersebut merupakan momen yang positif untuk menduniakan kopi Lambar, tetapi sayang, sampai saat ini brand kopi Lambar belum terbangun.

Contoh saja, kata dia, ketika orang menyebut nama Bajawa, Kintamani dan Goya, yang muncul pertama tentang daerah itu pasti kopi. Padahal ujarnya kalau melihat luasan areal perkebunan dan jumlah produksi Lambar unggul, untuk itu Lambar harus menciptakan brand, karena selama ini orang cuma mengenal nama kopi Lampung.

\”Langkah pertama untuk lebih mengenalkan kopi Lambar, ciptakan brand, bisa saja seluruh petani kopi atau pengusaha kopi di Lambar dengan satu label, misal \”Kopi Liwa\” dan yang bertugas memfasilitasi itu adalah pemerintah daerah,\” ujar Riza.

Baca Juga  Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berbicara soal kwalitas kopi, menurut Riza, kopi asal Lambar sudah memenuhi standar. Karena jelasnya, produsen coffeemilk, yang mereka gunakan sebagai bahan baku merupakan kopi kwalitas rendah.

\”Kopi kwalitas rendah, bisa masuk di pasar nasional terutama bagi produsen coffemilk, dan ini akan kami coba bangun komunikasi dengan sejumlah produsen coffeemilk di Indonesia,\” kata dia.

Baca Juga  Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

Selain itu, Riza juga menyarankan, saat Lambar akan menggelar Festival Kopi Lambar Tahun depan, panitia diharapkan lebih kreatif termasuk menyediakan pusat informasi di lokasi kegiatan, sehingga bagi yang hadir dari luar daerah tidak seperti orang nyasar.

\”Dua hari kami disini seperti orang nyasar, karena walaupun sudah memegang jadwal kegiatan, tetapi kan lokasi acara ada dibeberapa tempat, kami tidak tahu, coba kalau ada pusat informasi sudah pasti, bagi yang tidak tahu akan mencari informasi ditempat tersebut,\” ungkapnya. (Iwan)

Berita Terkait

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB