Riwayat Paksi dan Celugam Agung Memukau di HUT TMII ke-43

Redaksi

Minggu, 22 April 2018 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat (Netizenku.com): Kehadiran tim kesenian dan budaya Kabupaten Lampung Barat  (Lambar), pada peringatan HUT Taman Mini Indonesia Indah  (TMII) ke-43 tahun 2018 sangat membanggakan.

Karena selain mendapatkan apresiasi dari seluruh peserta yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia, juga menjadi satu-satunya dari 15 kabupaten/kota di Lampung yang mendapat kesempatan untuk tampil.

Pada ajang Gelar Gita Nayya Nusantara, yang merupakan ajang penampilan kesenian dari berbagai provinsi se-Indonesia yang digelar TMII 19-22 April, Lambar menyuguhkan karya musik instrumen \”Riwayat Paksi\” dan tari \”Celugam Agung\” serta lagu daerah \”Bumi Sekala Brak\”, yang merupakan karya Novan Sailiwa.Endang Guntoro Canggu, Kasi Atraksi dan Daya Tarik Wisata yang didampingi Kabid Pemasaran Pariwisata, Marzuk bersama tim kesenian Lambar yang berjumlah 20 orang, sangat memukau pengunjung. Bahkan sejumlah penonton memberikan aplus yang membuat panggung pertunjukan gemuruh.

Baca Juga  Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Team seni dari Sanggar Setiwang yang berjumlah 25 orang ini telah menampilkan yang terbaik, membuat merinding dan memukau banyak penonton yang sedang berkunjung di stan pameran se-nusantara,” jelasnya.

Menurut Endang, tarian Celugam Agung diangkat penata tari dari kain asli Lambar bernama Celugam, yang merupakan produk hand made yang dibuat dengan merangkai potongan-potongan kain yang berbentuk segitiga dan segi empat, kemudian dijadikan lembaran kain.
“Celugam, pada awalnya hanya sebagai kain alas duduk sai batin paksi atau raja adat dalam masyarakat adat Sekala Brak, tapi untuk terus melestarikan kain yang hanya dimiliki Lambar tersebut, saat ini sudah diaplikasikan diberbagai media, seperti baju, tas bahkan arsitektur bangunan,\” tambahnya.

Baca Juga  Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

Sementara Novan Sailiwa, yang merupakan penata tari kebanggaan Lambar, mengatakan Celugam merupakan kain kebanggaan Lambar dan atas keunikan kain tersebut menjadi inspirasi untuk diangkat menjadi karya seni dalam bidang tari.

\”Celugam itu kebanggaan Lambar dan saya terinspirasi untuk ikut memperkenalkan kekayaan budaya Lambar dalam bentuk tarian,\” kata Novan.

Dirinya melihat saat ini perkembangan lain Celugam di Lambar sangat baik, karena .beberapa kali dirinya melihat bupati dan wakil bupati serta Tim Penggerak PKK Lambar menggunakan baju bermotif Celugam. \”Kain Celugam sekarang sudah menjadi barang eksklusif karena digunakan bukan hanya prosesi adat saja, tetapi sudah menjadi kebanggan masyarakat Lambar dengan bangga berpakaian bermotif Celugam,\” jelas Novan.

Baca Juga  Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Sekedar diketahui, bentuk segitiga dalam motif Celugam bermakna tiga unsur pokok didalam adat istiadat Sekala Brak yaitu Adok (Gelar Kebangsawanan), Tutukh ( Panggilan Kehormatan) dan Jujjokh (Kedudukan), ketiganya adalah satu kesatuan yang bernilai agung bagi masyarakat jerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak.(Iwan)

Berita Terkait

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB