Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza Berawi, menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bersama warga yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sukaraja, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (7/2/2026).
Lampung (Netizenku.com): Dalam kegiatan tersebut, Reza menekankan peran strategis perempuan, khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam KWT, sebagai penggerak utama pengamalan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Lampung itu, penguatan ideologi Pancasila akan lebih efektif jika dimulai dari unit terkecil, yakni keluarga, yang peran utamanya banyak dipegang oleh kaum perempuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ibu-ibu memiliki peran besar dalam membentuk karakter keluarga. Jika nilai Pancasila ditanamkan dari rumah, maka kehidupan bermasyarakat akan lebih rukun dan harmonis,” ujarnya.
Reza menjelaskan, sosialisasi Pancasila merupakan program resmi DPRD Provinsi Lampung yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh anggota dewan di daerah pemilihan masing-masing.
Program tersebut bertujuan memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan relevan di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak para peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, agar pemahaman yang diperoleh tidak berhenti pada tataran teori, melainkan dapat diamalkan dalam aktivitas sehari-hari, termasuk dalam kegiatan pertanian dan sosial kemasyarakatan.
“Nilai Pancasila itu sangat dekat dengan kehidupan kita. Tinggal bagaimana kita mengamalkannya secara konsisten, baik di keluarga, lingkungan, maupun di kelompok tani,” kata Reza.
Sementara itu, Kepala Desa Sukaraja yang diwakili Ketua BPD Firman mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menilai kehadiran wakil rakyat di tengah kelompok perempuan tani menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat.
Menurut Firman, kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan wawasan kebangsaan bagi warga Desa Sukaraja, khususnya kaum perempuan yang selama ini aktif dalam kegiatan ekonomi dan sosial desa.
Melalui kegiatan ini, Reza Berawi berharap Kelompok Wanita Tani tidak hanya berperan dalam ketahanan pangan, tetapi juga menjadi contoh dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila di tingkat desa. (*)








