Resahkan Warga, Preman Kampung Ditangkap Polisi

Redaksi

Senin, 14 Juni 2021 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pugung (Netizenku.com): Polsek Pugung, Polres Tanggamus, menangkap seorang pria berinisial AS (26) warga Pekon Sukaagung, Kecamatan Bulok, dalam persangkaan kepemilikan senjata tajam dan pengancaman menggunakan senjata tajam.

Dari penangkapan tersebut terungkap, tersangka merupakan preman kampung yang sering mabuk-mabukan dan sangat meresahkan mengganggu ketenangan warga ketika mabuk minuman keras.

Fakta lain, sebelumnya tersangka juga terlibat perkelahian pada tanggal 12 April 2021 menggunakan senjata tajam hingga seorang warga mengalami luka-luka, namun warga tersebut tidak mau melapor dan memilih berdamai secara kekeluargaan dengan sarana rembuk pekon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Pugung, Ipda Okta Devi, SH. MH, mengungkapkan tersangka ditangkap berdasarkan laporan tanggal 22 Mei 2021 atas nama korbannya Rudi Hadi Suwarno (38) yang diancam dibunuh oleh korban menggunakan senjata tajam jenis pedang.

“Berdasarkan laporan tersebut dan keterangan saksi-saksi, tersangka berhasil ditangkap tanpa perlawanan saat berada di rumah mertuanya di Pekon Gunungterang Kecamatan Bulok, Minggu (13/6) pukul 22.00 WIB,” ungkap Ipda Okta Devi mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Oni Prasetya, SIK., Senin (14/6).

Baca Juga  Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga BPJS Nonaktif di Reses DPRD Tanggamus

Dalam penangkapan tersebut, lanjut Ipda Okta Devi pihaknya juga sedang melakukan pencarian pedang yang digunakan untuk mengancam korban.

“Untuk barang bukti masih dalam pencarian, sebab menurut tersangka pedang tersebut sudah dibuang di perkebunan,” ujarnya.

Kapolsek menjelaskan, kronologis dugaan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan disertai pengancaman menggunakan senjata tajam yang dilakukan tersangka terjadi pada Sabtu 22 Mei 2021 sekira pukul 15.30 WIB di Pekon Sukaagung, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus.

Kejadian bermula saat korban dan saksi sedang ngobrol di warung bakso milik orang tua korban, tepatnya depan rumah korban, tersangka tiba-tiba datang lalu memukul topi saksi dan langsung meminta uang kepada korban.

Baca Juga  Bupati Tanggamus Klarifikasi Kondisi Sekolah Batu Nyangka

Dikarenakan tersangka dalam keadaan mabuk maka didiamkan oleh korban, namun karena korban diam, tersangka merasa tersinggung lalu marah dengan korban, sehingga korban bangun dari duduknya dan hampir terjadi perkelahian, lalu korban masuk rumah dan tersangka pergi.

Tidak berselang lama, tersangka kembali datang ke rumah korban dengan membawa senjata tajam jenis pedang sambil berteriak-teriak memanggil korban, saat korban keluar itu tersangka menebaskan pedangnya, tetapi korban berhasil mengelak dan pedang hanya mengenai tiang warung bakso milik orang tua korban.

“Atas peristiwa tersebut, korban kemudian berlari meminta perlindungan warga, selanjutnya melapor ke Polsek Pugung karena merasa nyawanya terancam,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, dalam kesehariannya tersangka yang disebut preman di kampungnya itu sering mabuk-mabukan di lingkungan dan masyarakat merasa takut dan resah.

“Tersangka dikenal sangat meresahkan, bahkan pada tanggal 12 April 2021 juga pernah membacok tetangganya, namun korban tidak mau melapor dan memilih berdamai secara kekeluargaan dengan sarana rembuk pekon,” imbuhnya.

Baca Juga  136 ASN Tanggamus Ikuti Sumpah dan Kenaikan Pangkat

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini tersangka ditahan di Mapolsek Pugung guna proses penyidikan lebih lanjut.

Terhadapnya dipersangkakan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan, dan atau penyalahgunaan senjata tajam sebagaimana dimaksud dalam pasal 335 KUHP dan atau pasal 2 UU darurat Nomor 12 tahun 1951.

“Ancaman perbuatan tidak menyenangkan 1 tahun penjara dan maksimal 10 tahun terhadap kepemilikan senjata tajam,” katanya.

Sementara itu, menurut tersangka bahwa ia benar melakukan hal tersebut kepada korban karena kesal tidak diberikan uang untuk membeli minuman keras, bahkan hingga mengambil senjata tajam jenis pedang dengan niat melukai korban.

“Ya saya minta uang nggak dikasih. Makanya saya pulang ambil pedang untuk melukai dia, cuma dia menghindar,” ucap pria bertatoo di lengan kiri tersebut. (Arj/len)

Berita Terkait

Bupati Tanggamus Klarifikasi Kondisi Sekolah Batu Nyangka
Lantik Kepala Pekon, Bupati Tanggamus, Jangan Coba Coba Salahgunakan Anggaran
136 ASN Tanggamus Ikuti Sumpah dan Kenaikan Pangkat
Pisah Sambut Kalapas Kotaagung, Andi Gunawan Serahkan Jabatan kepada Ruh Harijadi
Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga BPJS Nonaktif di Reses DPRD Tanggamus
Banyak Ruas Jalan di Kotaagung Rusak, Warga Pertanyakan Komitmen Pemkab Tanggamus
Sekcam Kota Agung Timur Kukuhkan 9 Anggota BHP Kampung Baru
FBKOP Tanggamus Desak Transparansi Anggaran Publikasi Advertorial

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB