Renovasi Jembatan Gantung di Pekon Bumi Arum, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, akhirnya rampung setelah dikerjakan secara gotong royong selama dua hari.
Pringsewu (Netizenku.com): Tidak ada seremoni peresmian setelah pekerjaan selesai. Kegiatan justru ditutup dengan makan bersama serta pembagian santunan dan sembako kepada warga yang membutuhkan.
Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra bersama lebih dari 200 warga dari Kecamatan Pringsewu dan Sukoharjo turut terlibat langsung dalam proses perbaikan jembatan sepanjang sekitar 55 meter tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perbaikan dilakukan pada sejumlah bagian jembatan yang mengalami kerusakan, mulai dari penggantian kayu lapuk, pengelasan besi yang rusak, pemasangan plat penjepit, pengecatan, hingga pembersihan area di sekitar jembatan.
AKBP Dadi Perdana Putra mengatakan, kegiatan tersebut tidak berorientasi pada seremoni, melainkan memastikan jembatan kembali aman dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Ini adalah milik masyarakat. Kita perbaiki bersama, kita gunakan bersama, dan kita jaga bersama,” ujarnya.
Kepala Pekon Bumi Arum Sukimin mengatakan jembatan tersebut dibangun secara swadaya masyarakat pada 1982. Selama ini, pemeliharaan jembatan dilakukan menggunakan dana yang dihimpun dari masyarakat.
Ia mengapresiasi kepedulian Polres Pringsewu yang ikut membantu memperbaiki jembatan tersebut. Menurutnya, perbaikan diharapkan dapat memperpanjang usia jembatan sehingga tetap bisa digunakan warga.
Meski renovasi telah rampung, kebutuhan terhadap jembatan permanen masih menjadi harapan masyarakat. Pasalnya, jembatan gantung tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan wilayah Pringsewu, Sukoharjo, dan Banyumas.
Warga berharap pemerintah dapat menindaklanjuti kebutuhan tersebut dengan pembangunan jembatan permanen demi menjamin keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat dalam jangka panjang. (*)








