Ratusan Hektare Tanaman Padi Petani Lamtim Alami Puso

Redaksi

Selasa, 5 Maret 2019 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com): Pasca banjir, ratusan hektare tanaman padi para petani Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), mengalami puso.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Lamtim M Yusuf HR melalui Kasi Pebenihan dan Perlindungan Tanaman Hadi Makrum

\”Dari laporan yang kami terima, di Kecamatan Sekampung ada sebanyak 108 hektare yang puso, Batanghari sebanyak 28 hektare dan Pasir Sakti sebanyak 149 hektare yang mengalami puso,\” Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Lamtim M Yusuf HR melalui Kasi Pebenihan dan Perlindungan Tanaman Hadi Makrum, Selasa (5/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara di Kecamatan Waway Karya ada 42 hektare dan Metro Kibang sebanyak 70 hektare termasuk tanaman jagung yang telah terendam. Namun belum bisa dipastikan akan mengalami puso atau tidak karena baru berapa hari terendam air.

Lporan tanaman padi yang terendam banjir dan sampai mengalami puso tersebut kebanyakan terjadi pada pada bulan Februari kemarin. Untuk umur masa tanamnya kebanyakan masih 30-60 hari. Data ini masih bisa berubah, karena sampai saat ini belum semua data lahan tanaman padi yang terendam banjir yang ada di kecamatan masuk ke dinas pertanian.

Kemungkinan besar dalam beberapa hari kedepan, baru bisa secara keseluruhan terdata mana saja tanaman padi yang benar-benar mengalami puso. Yang terkena banjir memang sudah ratusan hektare, namun yang bisa dipastikan mengalami puso baru sebahagian. Kalau kita lihat dari data yang masuk ada
sekitar lima kecamatan di Lamtim yang tanaman padi para petani terkena dampak banjir.

Dengan adanya tanaman padi yang mengalami puso tersebut, maka kita akan memberikan bantuan bibit padi. \”Kami akan memberikan bantuan benih padi bagi masyarakat yang tanaman padinya mengalami puso. Untuk persediaan bantuan benih padi dari pemerintah daerah yang dialokasikan ada untuk sebanyak 600 hektare lahan. Maka untuk saat ini persediaan bantuan bibit tersebut masih mencukupi,\” imbuhnya.(Nainggolan)

 

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:27 WIB

Sekber Konstituen Dewan Pers Sukses Gelar Sarasehan Jilid II Terkait Pajak

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:34 WIB

Momen Presiden Prabowo Naik Maung Garuda Sapa Pelajar Bandar Lampung

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:40 WIB

BPK Lampung Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:35 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon Khas Lampung

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:05 WIB

Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:36 WIB

Kisruh Verifikasi Domisili SPMB Lampung 2026, Ribuan Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMAN

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Pimpin Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:03 WIB

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Percepat Implementasi Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:00 WIB

Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:46 WIB