oleh

Ratusan Personel Polres Terima Sosialisasi SP Online

Tanggamus (Netizenku.com): Mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM. Wakapolres, Kompol MN. Yuliansyah, SH. MH membuka sosialisasi pengisian sensus penduduk secara online tahun 2020, Selasa (3/3).

Dalam pembukaan yang dilaksanakan di aula Paramasatwika Polres Tanggamus itu, Wakapolres juga didampingi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tanggamus, Sugaryadi, SE. MM.

Tampak di aula tersebut, ratusan personel Polri dan ASN mendengarkan, mengikuti sosialisasi yang juga dipandu oleh personel BPS Tanggamus serta Person In Charge (PIC) Polres Tanggamus.

Wakapolres Kompol MN. Yuliansyah mengatakan, sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai inovasi dan peningkatan kemitraan dengan instansi terkait khususnya sensus penduduk.

Baca Juga  Tekab 308 Polres Tanggamus, Berhasil Melumpuhkan Begal Sadis Bersajam

\”Sengaja kami mengundang pihak BPS agar menyampaikan sosialisasi Sensus Penduduk Online 2020. Sebagai upaya pembinaan personel, dengan harapan personel kami dapat memahami dalam pengisian sensus penduduk tersebut,\” kata Kompol MN. Yuliansyah.

Di tempat sama, Kepala BPS Tanggamus Sugaryadi menyampaikan apresiasi atas respon cepat Polres Tanggamus terkait program pemerintah khususnya sensus penduduk.

\”Rencana kami memang akan melaksanakan kunjungan ke instansi-instanti, namun sebelum kami mengirimkan surat Polres Tanggamus mengundang kami. Apresiasi kepada Polres Tanggamus atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada BPS dalam menyukseskan Sensus Penduduk Online,\” kata Sugaryadi.

Baca Juga  UPZ Polres Tanggamus Serahkan Zakat Ke Baznas

Menurutnya, sensus penduduk di Republik Indonesia dilaksanakan 10 tahun sekali. Namun, memang ada yang berbeda pada tahun 2020, dimana merupakan sensus ke 7.

\”Saat ini perubahan cara sensus yakni dengan memanfaatkan teknologi informasi yang maju dan berkembang. Harapannya ke depan dalam pengumpulan data, tidak lagi secara konvensional,\” ujarnya.

Untuk itu, diharapkan masyarakat dapat berperan aktif selama periode tanggal 15 Februari hingga 31 Maret 2020 yang merupakan periode sensus penduduk mandiri secara online.

\”Keuntungan sensus mandiri online selain cepat, tepat, tentu juga akurat. Kita semua selaku aparatur pemerintah menyampaikan informasi ini 15 Februari-31 Maret 2020 dapat diteruskan kepada masyarakat pada umumnya,\” harapnya.

Baca Juga  59 Personel Polres Tanggamus Naik Pangkat

Sugaryadi menegaskan, dalam Sensus Mandiri Online 2020 itu tidak ada sanksi apapun, tujuannya hanya memberikan keleluasaan masyarakat.

\”Tetapi apabila tidak terdata dalam periode itu, maka petugas sensus akan datang mendata ke rumah pada 1-31 Juli 2020. Dan masyarakat wajib memberikan data sensus,\” tegasnya.

Ditambahkannya, dalam sensus mandiri secara online masyarakat cukup melihat kartu keluarga (KK) dan buku nikah.

\”Di dalam KK terdapat nomor KK dan NIK, sementara dalam buku nikah hanya dipakai nomor dan tanggal nikah,\” pungkasnya. (Arj)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *