Program Gerebek Sungai, YKWS: warga masih BAB di sungai

Redaksi

Kamis, 27 Mei 2021 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat meninjau pelaksanaan Program Gerebek Sungai di Kelurahan Pematangwangi, Kecamatan Tanjungsenang, Jumat (26/3). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat meninjau pelaksanaan Program Gerebek Sungai di Kelurahan Pematangwangi, Kecamatan Tanjungsenang, Jumat (26/3). Foto: Netizenku.com

Bandarlampug (Netizenku.com): Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS), Febrilia Ekawati, mendukung Program Gerebek Sungai Pemerintah Kota Bandarlampung yang menata kawasan sungai menjadi destinasi wisata.

Namun dia memberikan saran agar pemerintah kota, sebelum membangun fasilitas ekowisata di kawasan sungai, terlebih dulu menata permukiman warga yang berada di sepanjang daerah aliran sungai.

“Mayoritas warga Bandarlampung yang tinggal di bantaran sungai, limbah tinjanya dialirkan ke sungai. Sebelum pemerintah kota membangun fasilitas di sungai, limbah tinja itu dulu diselesaikan,” kata Febrilia ketika ditemui di Grand Praba, Kamis (27/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Febrilia Ekawati mengatakan saat ini di Kota Bandarlampung sulit menemukan sungai yang bersih dari sampah, baik sampah plastik dan tinja. “Belum ada. Semua tercemar,” tegas dia.

Menurut Febri, Program Gerebek Sungai sangat baik dengan memanfaatkan sungai sebagai tempat wisata.

Konsep penataan yang dikenal dengan water front city, lanjut dia, diharapkan bisa mengubah perilaku masyarakat yang awalnya memanfaatkan sungai sebagai tempat buang air besar (BAB), kemudian dengan rumah menghadap sungai, otomatis warga akan enggan BAB atau membuang sampah ke sungai.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, dia meminta pemerintah kota menyediakan septic tanc bagi permukiman padat di bantaran sungai dengan mengembangkan SPAL (Sistem Pengelolaan Air Limbah) Komunal.

“Idealnya pemerintah yang memfasilitasi supaya tinja-tinja itu tidak mencemari sungai, jadi bersihkan dulu warna-warna ‘kuning’ itu sebelum mewarnai yang lain,” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:48 WIB

Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:31 WIB

Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:31 WIB

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:43 WIB

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:43 WIB

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Senin, 2 Februari 2026 - 20:02 WIB

Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:11 WIB

Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:56 WIB

Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:04 WIB

Pesawaran

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:00 WIB