Program Desaku Maju, Motor Penggerak Ekonomi Lampung

Suryani

Rabu, 4 Juni 2025 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rahmat Mirzani Djausal saat meluncurkan program Desaku Maju di Desa Wonomarto, Selasa (3/6/2025), Foto: Ist.

Rahmat Mirzani Djausal saat meluncurkan program Desaku Maju di Desa Wonomarto, Selasa (3/6/2025), Foto: Ist.

Pemerintah Provinsi Lampung resmi meluncurkan Program Desaku Maju yang menjadi bagian dari peringatan 100 hari kerja Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, Selasa (3/6/2025).

Lampung Utara (Netizenku.com): Peluncuran program juga dilakukan serentak di sejumlah desa lainnya, yakni Desa Taman Cari (Lampung Timur) yang dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur, Desa Tambah Rejo (Pringsewu), dan Desa Suka Damai (Lampung Selatan).

Desaku Maju merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), yang menjadi salah satu program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Mirza meninjau berbagai kegiatan yang telah berjalan di Desa Wonomarto, antara lain produksi pupuk organik cair oleh BUMDes dan kelompok tani, hibah alat pengering (dryer) untuk gabah dan jagung, pelatihan vokasi untuk peningkatan keterampilan warga, serta pembangunan dan perbaikan jalan desa guna memperlancar distribusi hasil pertanian.

Gubernur menegaskan komoditas seperti singkong, padi, dan jagung merupakan tulang punggung pertanian di Lampung. Sekitar 6 juta penduduk menggantungkan hidup pada tiga komoditas ini. Oleh karena itu, ketiganya dinilai sangat vital dan perlu terus dibina serta dilindungi.

“Maka ketika harga singkong bagus produksinya tinggi, ketika harga jagung bagus produksinya tinggi, ketika harga gabah bagus produksinya tinggi, maka 6 juta masyarakat Lampung akan mengalami kecukupan,” ujar Gubernur.

Di Desa Wonomarto sendiri, terdapat potensi pertanian yang besar: 1.000 hektare lahan singkong, 600 hektare jagung, dan 200 hektare sawah. Harga jual jagung basah mencapai Rp3.700 per kilogram, dan bisa meningkat hingga Rp5.500 jika dikeringkan. Ini membuka peluang peningkatan pendapatan sebesar Rp6 miliar setiap panen, atau sekitar Rp6 juta per hektare per petani.

Melalui Program Desaku Maju, Pemprov Lampung mendorong peningkatan nilai tambah produk pertanian di setiap desa. Salah satunya dengan memberikan bantuan mesin pengering (dryer) agar petani jagung bisa meningkatkan pendapatan hingga Rp1 juta per bulan. Dengan satu unit dryer, Desa Wonomarto diharapkan dapat memulai hilirisasi pertanian.

Penguatan sektor pertanian juga dilakukan melalui pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) di 474 desa. Satu fasilitas POC mampu mencukupi kebutuhan hingga 2.000 hektare lahan.

“Apabila ini bisa dilakukan secara masif di 2.000 desa di Lampung, maka pertumbuhan ekonomi Lampung akan membaik dan Lampung akan semakin maju,” tegas Gubernur.

Ia juga menyampaikan Provinsi Lampung membutuhkan 900 unit combine harvester, 500 dryer, 300 rice milling unit, dan ratusan silo untuk mendorong hilirisasi pertanian dan membangun ekosistem pertanian terintegrasi menuju industrialisasi dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Namun, mengingat keterbatasan APBD, Gubernur mendorong perbankan untuk menyediakan skema pinjaman alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi petani, kelompok usaha tani, BUMDes, koperasi, dan pengusaha muda di desa.

“Saya pastikan, mulai hari ini Lampung tidak akan tumbuh dari Bandar Lampung. Lampung tidak akan tumbuh dari kota-kota, tapi akan tumbuh dari desa-desa seperti Desa Wonomarto,” tegas Mirza.

“Ekonomi Lampung ke depan, bukan desa yang bergantung ke kota, bukan desa yang bergantung pada SDM di kota, tapi kota yang akan bergantung ke desa. Kekuatan masyarakat, kekuatan Provinsi Lampung akan berada di tempat Bapak Ibu sekalian,” tambahnya di hadapan masyarakat Desa Wonomarto.

Gubernur juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota, BUMN, BUMD, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat desa untuk bersinergi membangun ekonomi desa melalui Program Desaku Maju.

“Pemprov Lampung tidak bisa berjalan sendiri, kami bukan Superman. Mari kita sinergikan langkah dan mari kita masukkan program ini dalam perencanaan pembangunan lima tahun ke depan, termasuk dalam RPJMD kabupaten dan kota,” pungkas Mirza. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Berita Terkait

Pengambilan Ijazah ‘Tertahan’ Capai 90 Persen, Median: Ini Gratis Sesuai Arahan Pak Kadis
Pj. Gubernur Lampung Tinjau Pelayanan Posyandu dan Program Penanggulangan Stunting di Kabupaten Lampung Utara
Pj Gubernur Lampung Serahkan CSR PT. Bank Lampung Kepada Pemkab Lampung Utara
Telkomsel Lite-Indihome Kotabumi Hadirkan Armada Band di Cooltura 2024
Telkomsel Cooltura Hadir di Kotabumi Bertabur Hadiah dan Hiburan Menarik
Relawan Sahabat Putih Biru dan Milenial Siap Menangkan RMD
Dua Unit Pembangkit EBT di Lampung Resmi Beroperasi Hari Ini
Dendi Ramadhona Terima Penghargaan Tanda Lencana Melati Kwarnas

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB