Program CSR BRI Ubah Sungai Sukarame Jadi Taman Bermain

Redaksi

Selasa, 15 Desember 2020 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dokumentasi

Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): Sungai Sukarame sepanjang 2,5 Km dan lebar 5 meter yang terletak di Jalan Pulau Sebesi Kecamatan Sukarame disulap menjadi taman bermain oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) lewat Program Corporate Social Responsibility (CSR).

Sebelum dilakukan konservasi oleh BRI, sungai tersebut memiliki air yang kotor, keruh, dan
mengalami pendangkalan sehingga banyak ditumbuhi eceng gondok dan rumput liar. Pendangkalan tersebut dikarenakan banyaknya lumpur serta banyaknya sampah yang
dibuang ke sungai.

Sungai Sukarame berada di daerah permukiman padat penduduk dengan jumlah kepala keluarga (KK) lebih dari 1500 KK dan berada di dekat 2 perguruan tinggi negeri; Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dan Institut Teknologi Sumatera (Itera).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Direktur Human Capital PT BRI, Herdi Rosadi Harman, saat meresmikan taman bermain pada Selasa (15/12) mengatakan pihaknya melalui Program BRI Peduli memberikan Program CSR untuk dilakukan Konservasi
Kawasan Sungai Sukarame.

Program Konservasi Kawasan Sungai Sukarame terdiri dari 2 kegiatan yaitu bersih-bersih sungai (BRI Clean) dan sosialisasi Sampah Jadi Duit.

\”Program konservasi sungai dilakukan dengan pembersihan aliran sungai sepanjang 1 Km
dengan lebar sungai lebih dari 5 meter, dan pengecatan dinding sungai serta
membangun sarana dan prasarana di kawasan tepi sungai seperti melakukan penghijauan, dan pembuatan taman,\” kata Herdi Rosadi.

Taman BRI difasilitasi gapura taman, gazebo, bangku taman, permainan outdoor, paving, lampu taman, dan tempat sampah organik/anorganik.

Sementara Program Sampah Jadi Duit, BRI memberikan sosialisasi terkait edukasi pengelolaan sampah kepada warga Kelurahan Sukarame dan Kelurahan Sukarame Baru yang berkoordinasi dengan RT/RW dan Lurah setempat dengan bekerja sama dengan pengepul yang telah dilaksanakan pada 1 September 2020.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Herdi Rosadi menjelaskan mekanisme pengelolaan sampah tersebut dilakukan pemilahan untuk memisahkan sampah-sampah anorganik seperti botol, sampah plastik dan sampah anorganik lainnya.

\”Sampah plastik akan diolah
menggunakan mesin pengolah sampah untuk dicacah menjadi lebih kecil kemudian dijual ke
pengepul yang telah bekerja sama,\” ujar Herdi.

Untuk mendukung Program Sampah Jadi Duit tersebut, Bank BRI telah menyiapkan 2 unit mesin pengolah sampah dan diserahkan secara simbolis kepada warga Kelurahan Sukarame dan Kelurahan Sukarame Baru.

Program bersih-bersih Sungai Sukarame ini merupakan Program CSR BRI di beberapa titik di Indonesia.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

\”Di kota jarang sungainya bersih jadi obyek wisata, sebagai spot masyarakat. Kita harus menjaga dan mengawal memastikan sungai sesuai perannya bukan sebagai tempat membuang sampah. Menjaga kebersihan sungai harus menjadi bagian dari kehidupan kita,\” tegas Herdi.

Dia berharap melalui Program CSR BRI Peduli bisa membantu pemerintah kota setempat menjaga lingkungan dan mengedukasi masyarakat.

Camat Sukarame Zalahudin Zam Zami mengapresiasi bantuan BRI kepada warganya. Mesin pencacah sampah yang diberikan akan dimanfaatkan untuk mengolah sampah di sekitar taman bermain agar tidak menambah debit sampah yang dari hulu sungai.

\”Untuk pengawasan nanti ada lurah dan RT. Ini upaya meminimalisir penumpukan sampah, dari sampah besar ke sampah kecil, dan anorganik menjadi organik,\” singkat dia. (Josua)

Berita Terkait

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gelar Salat Gaib untuk Korban Tabrakan Kereta Bekasi

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 April 2026 - 10:57 WIB

Rakor Mingguan, Pemkab Lamsel Perkuat Sinergi Program

Rabu, 29 April 2026 - 10:51 WIB

Bupati Lamsel Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan

Rabu, 29 April 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Lampung Selatan Matangkan Penerapan LLTT

Rabu, 29 April 2026 - 01:12 WIB

13 “Wanita Helau” Warnai Peringatan Hari Kartini di Lamsel

Rabu, 29 April 2026 - 01:08 WIB

Jalan Bumi Daya–Trimomukti Diresmikan, Akses Ekonomi Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 01:05 WIB

Jalan Lubuk Dalam–Way Urang Dorong Wisata dan Ekonomi

Berita Terbaru

Pringsewu

Kabupaten Pringsewu Raih Penghargaan dari Bank Indonesia

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:45 WIB