Polisi Tegaskan Ledakan Bus RBU Bukan Aksi Terorisme

Redaksi

Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, SH menegaskan bahwa ledakan jerigen berisi bahan kimia di dalam bus Raja Basa Utama (RBU) jurusan Kotaagung– Bandarlampung tidak terkait terorisme namun merupakan kecelakaan dalam sebuah pekerjaan. Hal itu dikatakan setelah pihaknya melakukan serangkaian pemeriksaan baik TKP, saksi-saksi maupun korban ledakan tersebut.

\”Bahwa ledakan tersebut tidak terkait dengan aksi terorisme, namun murni kecelakaan dari sebuah pekerjaan,\” kata AKP Edi Qorinas dalam keterangan persnya di Mapolres Tanggamus, Rabu (16/10).

Baca Juga  FBKOP Tanggamus Desak Transparansi Anggaran Publikasi Advertorial

Untuk itu, lanjut Kasat, Polres Tanggamus akan melakukan pemeriksaan terkait jenis bahan kimia yang dibawa dalam jerigen isi 5 liter tersebut. Kemudian asal cairan serta hendak dibawa kemana tujuannya dan jika dibawa dari pabrik ke perusahaan dalam rangka apa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kita akan lakukan pemeriksaan dari mana cairan ini dan dibawa kemana, dan tujuannya apa, dalam membawa cairan ini SOPnya bagaimana sehingga tidak menimbulkan ledakan,\” terangnya.

Baca Juga  Jembatan Gantung Garuda Bantuan Presiden Republik Indonesia

AKP Edi Qorinas, menjelaskan ledakan tersebut dipastikan adalah bahan kimia dalam jerigen yang dibawa menggunakan bus dari Kotaagung menuju Bandarlampung. Jerigan meledak mengenai penumpang. Penumpang ada lima orang termasuk kernet. Sementara Polres Tanggamus belum menetapkan tersangka pada kasus ini. Serta meminta keterangan saksi, korban dan membuat laporan polisi.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Yosi Pratama (26) selaku pembawa jerigen bahan kimia, ia merupakan OB di PT Puji Lestari Bandarlampung yang diperintahkan oleh atasannya untuk mengambil sisa bahan kimia sebanyak 5 liter dari PT Tirta Investama yang berlokasi di Pekon Teba Kecamatan Kotaagung Timur.

Baca Juga  Jembatan Gantung Garuda Bantuan Presiden Republik Indonesia

Ia juga tidak mengetahui jika bahan kimia tersebut dapat bereaksi karena goncangan dan dapat mengakibatkan ledakan yang mengancam keselamatan. Sebelumnya diberitakan, ledakan jerigen berisi bahan kimia terjadi di dalam Bus Rajabasa Utama (RBU) jurusan Tanggamus–Bandarlampung, di Jalan Raya Pekon Kagungan Kecamatan Kotaagung Timur, Selasa (15/10) sore. (Arj)

Berita Terkait

FBKOP Tanggamus Desak Transparansi Anggaran Publikasi Advertorial
Jembatan Gantung Garuda Bantuan Presiden Republik Indonesia
Polres Tanggamus Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan Berencana di Pugung
Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Kakon Atar Lebar Diciduk Tipikor Polres Tanggamus
Belanja Advertorial DPRD Tanggamus 2025 Dipastikan Tidak Dicairkan
APDESI Tanggamus Siap Ikuti Aksi Damai Nasional di Jakarta
TTE Masuk Pekon: Tugu Rejo Jadi Pelopor Digitalisasi Administrasi di Semaka
IWO Luncurkan ‘Gerakan 20 Ribu Rupiah’ Bantu Anggota Terdampak Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:07 WIB

Pemprov Lampung Siapkan Percepatan Pembangunan Jalan Provinsi di 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Berita Terbaru

Lampung

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:05 WIB