PMI Lampung Masih Melayani Donor Plasma Konvalesen

Redaksi

Jumat, 1 Oktober 2021 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UTD PMI Provinsi Lampung, dr Aditya M Biomed, menjadi orang pertama yang menjalani donor plasma konvalesen di PMI Lampung, Senin (1/3). Foto: Netizenku.com

Kepala UTD PMI Provinsi Lampung, dr Aditya M Biomed, menjadi orang pertama yang menjalani donor plasma konvalesen di PMI Lampung, Senin (1/3). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Provinsi Lampung masih melayani donor dan permintaan plasma konvalesen meski kasus aktif Covid-19.

Kepala UTD PMI Lampung, dr Aditya M.Biomed, mengatakan plasma konvalesen dapat bertahan hingga satu tahun jika disimpan dengan baik.

“Masih ada donor dan tetap kita siapkan sesuai perintah Ketua PMI bapak Jusuf Kalla. Plasma konvalesen bisa disimpan sampai 1 tahun umurnya,” kata dia ketika dihubungi di Bandarlampung, Jumat (1/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, lanjut dr Aditya, PMI Lampung juga masih melayani permintaan plasma konvalesen meski sudah sangat jarang karena pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sudah berkurang.

“Tetap ada permintaan, terutama dari RS Kota Metro, dan insyaallah per golongan darah masih ada stoknya,” kata dia.

Namun, dr Aditya yang juga Ketua IDI Cabang Kota Bandarlampung ini mengaku belum mengetahui apakah stok plasma konvalesen yang ada saat ini dapat digunakan jika ada pasien Covid-19 yang terinfeksi virus corona varian baru.

“Kalau untuk varian baru Covid-19, saya juga sulit jawabnya, saya tidak tahu. Sebenarnya yang tidak kalah pentingnya, menurut saya, tidak mengulangi kesalahan yang sama saat varian Delta masuk,” ujar dia.

Tim pemeriksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Lampung ini berharap pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk Indonesia.

“Semua yang terinfeksi Covid-19 belum ada yang original dari Indonesia, semuanya dari luar, Delta dari India yang Alfa juga dari Wuhan, sekarang ada Mu dari luar,” kata dia.

“Jadi menurut saya yang perlu diperkuat itu pintu-pintu negara kita. Orang-orang asing juga jangan gampang masuk seenaknya, nanti begitu jadi gelombang ketiga buat kita,” tegas dia.

Kasus harian penularan Covid-19 di Provinsi Lampung menurun dalam sepekan terakhir mengikuti tren penurunan kasus aktif nasional.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung per tanggal 1 Oktober 2021, kasus positif bertambah 40 orang menjadi 49.104 orang, sembuh 43.532, meninggal bertambah 3 orang menjadi 3.777 orang. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:21 WIB

Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda Perkuat Akses Desa Sukaraja

Senin, 30 Maret 2026 - 20:06 WIB

Bupati Pesawaran Sampaikan LKPJ 2025

Senin, 30 Maret 2026 - 18:43 WIB

Halal Bihalal Pemkab Pesawaran, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:22 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Destinasi Wisata Lokal Saat Libur Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:18 WIB

Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:07 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB