PKL Ditertibkan Jelang Muktamar Ke-34 NU dan Rakernis Apeksi 2022

Redaksi

Rabu, 17 November 2021 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang kaki lima (PKL) Jalan Bukit Tinggi, Kelurahan Kelapa Tiga, Tanjungkarang Pusat, berunjuk rasa menolak penertiban yang dilakukan Pemkot Bandarlampung, Rabu (17/11). Foto: Netizenku.com

Pedagang kaki lima (PKL) Jalan Bukit Tinggi, Kelurahan Kelapa Tiga, Tanjungkarang Pusat, berunjuk rasa menolak penertiban yang dilakukan Pemkot Bandarlampung, Rabu (17/11). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemkot Bandarlampung mulai melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) menjelang perhelatan nasional Muktamar Ke-34 NU pada 23-25 Desember 2021 dan Rakernis Apeksi 2022.

Setelah sebelumnya menata PKL di Jalan Imam Bonjol, hari ini, Rabu (17/11), Pemkot Bandarlampung menertibkan PKL di Jalan Bukit Tinggi, Kelurahan Kelapa Tiga, Tanjungkarang Pusat.

Ketua Paguyuban Pedagang Kaki Lima Bambu Kuning (PPKLBK), Ardiansyah, mengatakan pihaknya sudah melakukan audiensi dengan pemkot, Selasa (16/11), namun pemkot kukuh melakukan penertiban kios pedagang yang dibangun di atas trotoar dan drainase.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil audiensi dengan pemkot, mereka tidak bisa menjamin dan tetap melaksanakan pembongkaran. Karena itu sudah programnya Bunda Eva Dwiana sebagai Wali Kota. Katanya 2021 dan 2022 ada tamu Muktamar Ke-34 NU dan Rakernis Apeksi,” ujar Ardiansyah saat ditemui di lokasi.

Baca Juga  Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Dia menuturkan dalam pertemuan bersama Plh Sekda Bandarlampung, Tole Dailami, disampaikan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana akan mengajak peserta Muktamar Ke-34 NU dan Rakernis Apeksi mengunjungi Pasar Bambu Kuning.

“Kelompok Apeksi akan diajak berkunjung ke sini dan menjadikan Pasar Bambu Kuning sebagai pasar percontohan se-Indonesia. Kita senang kalau ditata tapi jangan kita dikorbankan. Bantulah kami yang kecil ini,” ujar dia.

Ardiansyah mewakili rekan-rekannya menolak opsi yang ditawarkan pemkot untuk direlokasi ke Lantai 2 dan 3 Pasar Bambu Kuning dengan alasan sepi pengunjung.

Baca Juga  Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi 'Pelangi' Pagi-Pagi

“Apalagi pemkot memindahkan kami ke Lantai 2 dan 3 Pasar Bambu Kuning. Dulu, 2-3 tahun kami sudah pernah berdagang di situ tapi mencari pelaris pun sangat sulit,” kata dia.

Kepala Dinas Perdagangan Bandarlampung, Wilson Faisol, kepada Netizenku mengatakan pemkot sudah terlalu lama memberikan toleransi kepada PKL Bambu Kuning.

“Ketika ada pembiaran mereka inisiatif sendiri membangun (kios) menjadi seperti sekarang ini,” kata dia di lokasi.

Bahkan sebelum penertiban hari ini, lanjut Wilson, pada 26 Oktober 2021 pemkot sudah melakukan sosialisasi dengan berkirim surat pemberitahuan kepada para PKL.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

“Tanggal penertiban hari ini, Rabu (17/11), mereka yang sepakati,” ujar dia.

Wilson menjelaskan PKL yang direlokasi ke dalam gedung Pasar Bambu Kuning juga diberikan kemudahan dan keringanan berdasarkan hasil kesepakatan pemkot dan pengembang pasar.

Pengembang menyanggupi untuk menampung sedikitnya 70 PKL Jalan Bukit Tinggi di Lantai 2 dan 3 Pasar Bambu Kuning. Saat ini terdapat 400 pedagang di Pasar Bambu Kuning.

“Sesuai arahan Bunda Eva Dwiana, diberikan toleransi tiga bulan gratis, bebas biaya. Dan pada bulan berikutnya ada pengurangan sewa. Untuk fasilitas akan dilengkapi, menyesuaikan secara bertahap,” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Mayang: Sinergi Lintas Lembaga Kunci Perlindungan Masyarakat
Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut
Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang
BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih
80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Bupati Tubaba Perkuat UMKM, Salurkan KUR Super Mikro

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Tubaba Buka Ruang Kolaborasi, LDII Siap Dukung Program Prioritas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Bupati Novriwan Paparkan 5 Program Unggulan, Baznas Salurkan Beasiswa dan Bantuan Lansia

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Sekda Tubaba Tekankan Optimalisasi dan Digitalisasi Retribusi untuk Perkuat PAD 2027

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Selain Menjaga Kamtibmas, Bupati Tubaba Optimistis Kapolres Baru Dapat Perkuat Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Kapolres Tubaba Baru, Himmawan Ajak Personel Perkuat Soliditas dan Pelayanan kepada Masyarakat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Tubaba Memikat Desainer Dunia Naoto Fukasawa “Tubaba Bak Syurga”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Tubaba Jadi Contoh Daerah Lain Berkat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Berita Terbaru

Bandarlampung

Mayang: Sinergi Lintas Lembaga Kunci Perlindungan Masyarakat

Rabu, 5 Agu 2026 - 17:35 WIB

Lampung

Budiman As Minta 8.000 Aset Pemprov Lampung Diaudit Total

Rabu, 5 Agu 2026 - 17:30 WIB

Lampung

Imelda Dorong Kepastian Usaha Peternak Telur

Rabu, 5 Agu 2026 - 17:26 WIB

Tulang Bawang Barat

Bupati Tubaba Perkuat UMKM, Salurkan KUR Super Mikro

Rabu, 5 Agu 2026 - 16:50 WIB

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Buka Ruang Kolaborasi, LDII Siap Dukung Program Prioritas

Rabu, 5 Agu 2026 - 16:33 WIB