Peternak Tubaba Waspada Flu Burung

Redaksi

Selasa, 14 Januari 2020 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Masyarakat Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) pemilik dan peternak unggas untuk waspada terkait mulai merebaknya virus flu burung di beberapa wilayah di kabupaten setempat.

Munculnya penyakit virus H5N1 penyebab penyakit Avian Influenza (AI) atau dikenal dengan flu burung tersebut dipengaruhi oleh pergantian musim dan cuaca ekstrem belakangan ini. Tidak hanya flu burung, hal ini juga berdampak munculnya bibit penyakit lainnya.

\”Artinya, selain vaksin, langkah antisipasi ini juga harus didukung oleh kesadaran masyarakat atau peternak terutama dalam menjaga kebersihan kandang dan kesehatan ternak unggasnya,\” terang Desie Andriyani, SP, MM, Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) pada Disnak Tubaba didampingi Kasi Keswan drh. Irwan Sutrisno kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (14/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Wabup Tubaba Ikuti Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Daerah

Menurutnya, salah satu cara yang dapat dilakukan oleh peternak sebagai upaya pencegahan penyakit flu burung adalah dengan menerapkan biosecurity dan pengandangan ternak.

\”Untuk kandang tidak hanya kandang kecil, tapi usahakan pagar keliling agar ternak tidak terkontaminasi. Lalu, penyemprotan desinfektan secara rutin juga penting dilakukan untuk pencegahan sekaligus pemberantasan bibit penyakit agar tidak berkembang biak,\” paparnya.

Sementara, berdasarkan data dan laporan yang diterima Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Tubaba, hingga saat ini baru tercatat ada sekitar 70-an ternak unggas yang terjangkit flu burung. Laporan ini berasal dari 6 (enam) tiyuh di 3 (tiga) kecamatan. Yakni, di Tiyuh Candra Jaya dan Mulyo Asri Kecamatan Tulang Bawang; Margo Mulyo dan Margo Dadi Kecamatan Tumijajar; lalu Tiyuh Karta Raharja dan Kagungan Ratu Kecamatan Tulang Bawang Udik.

Baca Juga  Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

\”Angka tersebut kemungkinan dapat bertambah, karena di kecamatan wilayah utara meliputi 6 kecamatan juga ada info mengenai Flu Burung, tapi belum ada laporan resmi dari petugas kami di lapangan,\”ungkap Desie.

Untuk mengantisipasi agar tidak meluas, Disnak Tubaba telah menyiapkan 60 ribu dosis Vaksin Flu Burung. Untuk mendapatkannya, masyarakat atau peternak bisa langsung ke Kantor Disnak Tubaba atau menghubungi petugas inseminator, puskeswan, dan paramedis yang ada di kecamatan.

\”Masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya, karena vaksinnya akan diberikan secara gratis,\” ujarnya.

Diakuinya, jumlah vaksin yang disiapkan belum mencukupi jika dibandingkan dengan jumlah populasi unggas yang ada di Tubaba. Data terakhir yang diperoleh Disnak Tubaba, jumlah populasi ada sekitar 200-an ribu unggas.

Baca Juga  Pemprov Lampung Kucurkan Rp38,5 Miliar Perbaiki Jalan di Tulang Bawang Barat

\”Tapi, sasaran kita adalah ayam kampung, karena ini yang bahaya dan rentan terjangkit Flu Burung. Hal ini berkaitan dengan kebiasaan masyarakat beternak dengan cara meliarkan hewan ternaknya sehingga rentan terkontaminasi penyakit,\” terangnya.

Menurutnya, untuk peternakan skala besar seperti budidaya Ayam Potong pihaknya tidak begitu khawatir, sebab mereka memang sudah ada program vaksinasi dalam pengelolaan budidayanya. Apalagi, kondisinya memang terkandang sehingga aman.

\”Tapi yang jelas, baik itu masyarakat ataupun peternak skala besar, kami berharap ada kerjasama khususnya dalam hal memberikan informasi ketika ada unggas yang mati mendadak terlebih dalam jumlah besar. Nantinya, tim PDSR (Participatory Disease Survellense and Respons) atau tim gerak cepat penanganan Flu Burung akan terjun ke lapangan melakukan penanganan,\” pungkasnya. (Arie)

Berita Terkait

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.
Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik
Inovasi JLABAT, Warga Tubaba Antusias Borong Motor dan HP Murah di Kejari
Tergabung di Kloter 18, Ratusan Jamaah Haji Tubaba Bertolak ke Asrama Rajabasa
Ekspor Perdana Tapioka Lampung ke China Capai 3.330 Ton
Mirza Irawan Dwi Atmaja Resmi Pindah ke Pemprov Lampung
Wabup Tubaba Ikuti Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Daerah

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB