oleh

Peringati Tahun Baru Islam, Pesawaran Santuni 25 Yatim Piatu-5 Dhuafa

Pesawaran (Netizenku.com): Di Tahun Baru Islam 1440 Hijriah ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran, Lampung mengajak semua pihak untuk berbagi, dengan menyisihkan sebagian hartanya kepada anak-anak yatim piatu.

Ajakan ini diutarakan Ketua TP PKK Pesawaran, yang juga Ketua Himpunan Majelis Ta\’lim Pesawaran, Nanda Indira Dendi, saat menghadiri peringatan Tahun Baru Islam, sekaligus pemberian santunan kepada 25 anak yatim piatu dan lima orang dhuafa, di Halaman Mushola Al-Ikhlas, Dusun Kagungan, Desa Kubu Batu, Kecamatan Way Lima, Kamis (20/9/2018).

Baca Juga  Peringati 10 Muharam 1440 H, Lapas Gunung Sugih Santuni Yatim Piatu

\”Saya sangat mengapresiasi jajaran dan pengurus Taman Pendidikan Al-Qur’an Al Ikhlas, yang telah konsisten menyisihkan sebagian hartanya untuk anak-anak yatim piatu. Kami sangat bangga dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian ini. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat dicontoh oleh lembaga atau organisasi-organisasi lain di daerah kita ini,\” ujar Nanda.

Dikatakannya, berbagi merupakan hal yang dianjurkan, sehingga mampu memupuk nilai-nilai kepekaan terhadap lingkungan sosial di sekitar, terutama bagi keluarga yang kurang mampu. Dia berharap mendapat pahala yang berlipat ganda.

Baca Juga  Tim Monitoring Divisi IV  Pantau Covid-19 ke Lampung Tengah

\”Sekali lagi apresiasi saya sampaikan kepada Taman Pendidikan Al-Qur’an Al Ikhlas, yang telah memupuk kegiatan silaturahmi, apalagi dibarengi dengan pengajian seperti ini. Dengan kokohnya jalinan silaturahmi, maka akan mampu memupuk rasa cinta kasih terhadap sesama, meningkatkan kebersamaan dan kekeluargaan, memperkuat dan mempererat tali persaudaraan serta persahabatan, bahkan memanjangkan umur kita,\” urai Nanda.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat, terutama yang hadir, untuk bersama-sama membangun kehidupan bermasyarakat ke arah yang lebih baik.

Baca Juga  Tahun Baru Islam, 100 Pasutri Pringsewu Ikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu

\”Di Tahun Baru Islam ini hendaknya kita jadikan momentum untuk bangkit kembali membangun diri dan masyarakat, dengan nilai-nilai moral yang Iebih baik. Mari kita sambut dan songsong Tahun Baru Islam ini sebagai ajang evaluasi perjalanan hidup kita selama satu tahun sebelumnya. Amalan apa yang sudah kita perbuat, jasa dan kemanfaatan apa yang sudah kita berikan kepada sesama manusia. Mari kita perhitungkan, kita perhatikan dan kita koreksi diri kita masing-masing,\” imbau Nanda. (soheh)

Komentar