Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pencapaian yang telah diraih Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) di usia ke-13 tahun, harus jadi pemacu semangat semua elemen masyarakat dalam meneguhkan langkah Tubaba, menuju Tulangbawang Barat pulang ke masa depan.
“Bersama-sama telah kita rasakan kemajuan Tubaba di berbagai bidang, baik itu di bidang ekonomi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, budaya dan pariwisata, yang tentunya menjadi tolak ukur keberhasilan sebuah daerah. Mari kita jadikan momen HUT ke-13 tahun ini sebagai momen pemulihan ekonomi, pemulihan kesehatan dan kemajuan yang berkelanjutan,” ajak Bupati Tubaba, Ir Umar Ahmad SPz pada peringatan Hari Jadi ke-13 Kabupaten Tubaba yang dilaksanakan secara virtual di Gedung Sesat Agung Bumi Gayo, Komplek Islamic Center Tubaba, Senin (4/4).
Pada peringatan HUT ke-13 yang juga dihadiri Wakil Bupati, Fauzi Hasan, Ketua DPRD, Ponco Nugroho, ST. Dandim 0412/LU di Wakili Mayor Inf A. Sunarya, Kapolres Tubaba AKBP Sunhot P Silalahi, Kajari Tuba Azi Tyawhardana, unsur Forkopimda, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kornelia Umar-Devi Fauzi, Kepala Kemenag, Ketua MUI, dan diikuti secara virtual Sekdakab Tubaba Novriwan Jaya, para pejabat eselon, camat dan kepalo tiyuh, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Adat tersebut bupati berharap di usia ke-13 ini, Kabupaten Tubaba bersama-sama seluruh elemen masyarakat, dapat terus meneguhkan langkah Menuju Tubaba, menuju Tulangbawang Barat Pulang ke Masa Depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Atas nama pemerintah, secara khusus saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya, kepada para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, Panitia Pemekaran Kabupaten Tulang Bawang Barat dan seluruh selemen masyarakat lainnya, yang dengan penuh ketulusan telah mencurahkan tenaga dan pikiran sehingga kita bisa merasakan kemajuan Kabupaten Tulang Bawang Barat di usia ke-13 tahun ini dan di tahun yang akan datang. Semoga segala kebaikan yang telah dilakukan kepada daerah kita tercinta ini, menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ungkap bupati.
Bertepatan dengan HUT Kabupaten Tubaba yang ke-13 ini, kata dia, juga menjadi movement area dari penyelenggaraan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Tahun 2022.
“Pada hari ini juga dilakukan Kick Off Gernas BBI akan diselenggarakan sebagai tahap awal peluncuran dari serangkaian kegiatan, sampai pada saatnya nanti Acara Puncak yang Insha Allah akan dilaksanakan pada bulan Juni 2022 dan akan dibuka oleh bapak presiden Republik Indonesia,” ucapnya.
Menurutnya, semua patut bersyukur atas seluruh prestasi-prestasi yang berhasil diraih. Berkat dukungan dan kerja keras bersama, salah satunya Kabupaten Tubaba bisa menoreh prestasi melalui beberapa penghargaan di tahun 2021 melalui UMKM unggulan diantaranya Atu-Q, UKM dengan produk sovenir menggunakan berbagai bahan alam khas Tubaba yaitu Tikew, menggali kembali dan melestarikan motif-motif Tubaba kuno yang mulai punah. Juga berhasil dalam program Pemberdayaan Pengrajin PerempuanTubaba, memperoleh penghargaan Gender Champion 2021 Perempuan Inspiratif Tubaba dalam dunia usaha, serta menjadi bagian dari binaan Dekranasda Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam meraih Juara 1 stan pameran terbaik se-Provinsi Lampung dalam acara Lampung Craft 2021.
Izzul Jaya, UKM dengan produk makanan ringan yang berhasil meraih Juara 2 Provinsi Lampung pada Program Ekspor Coaching Program 2021, Kemendag dan Disperindag Provinsi Lampung, dan juga merupakan UKM yang telah melakukan ekspor perdana di tahun 2021.
Gendis Ayu Jahe, UKM dengan produk minuman Botanikal Serbuk Jahe Merah, yang berhasil masuk dalam 30 IKM terpilih program BBI Provinsi Lampung 2022. IKM lolos kurasi dan difasilitasi Export Coaching Program dari Kementerian Perdagangan 2021 serta berhasil dalam program Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani untuk suplai bahan baku produksi.
Fatih Kuliner, UKM dengan produk Aneka Olahan Ikan endemik khas perairan sungai Tubaba, yang berhasil menjadi Juara 2 Gemar Ikan Provinsi Lampung dan juga masuk kedalam 60 besar Tingkat Nasional, dalam Inkubasi Bisnis Kementerian Kelautan dan Perikanan.
“UMKM ini kita harapkan dapat menjadi salah satu komponen penggerak roda perekonomian dan kemajuan berkelanjutan, dengan tetap menerapkan prinsip sederhana, selaras dan lestari,” harap bupati.
Kabupaten Tubaba, lanjut Umar Ahmad, mendukung kemajuan dari UKM/UMKM melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), sehingga UKM/UMKM terus berpacu untuk menghasilkan produk buatan dalam negeri sehingga masyarakat dapat benar-benar bangga dan memprioritaskan produk buatan lokal dibandingkan produk luar.
“Semoga para pelaku usaha di Tubaba dapat terus menorehkan prestasi serta membawa Kabupaten Tulang Bawang Barat yang lebih maju di tahun-tahun yang akan datang,” tutupnya. (Arie/Leni)








