Pemred Club Hadir Bukan Karena Latah

Putri Enjelina

Minggu, 9 Maret 2025 - 03:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah merebaknya organisasi pers di Bumi Lampung, Pemred Club menyelusup. Tapi dia bukan penumpang gelap, meski hadir tanpa AD/ART atau sederet aturan yang pada akhirnya malah terasa “memasung” eksistensi. Pemred Club mengemban visi sederhana saja. Berupaya menjalankan khitah jurnalis sebagaimana mestinya.

Bandarlampung (Netizenku.com): HERMAN Batin Mangku, juga dikenal dengan sebutan HBM, merindukan bisa menghirup kembali atmosfer redaksional yang dinamis. Sebuah harapan yang sesungguhnya tidak berlebihan bagi jurnalis. Karena sejatinya sebagai pelaku pers, suasana diskusi dan saling menyuguhkan data serta fakta, merupakan menu utama bagi siapa pun yang berkutat di dunia jurnalistik.

“Tapi herannya, saya semakin langka mendapati suasana hangat layaknya ruang redaksi yang sesak oleh lalu lalang percakapan dialogis. Saya malah sering terjebak menjumpai situasi keseragaman. Informasi yang berseliweran relatif senada. Tanpa disadari rutinitas seperti ini, bila terus diikuti, bukan tidak mungkin bakal menggiring pola pikir saya untuk berperilaku serupa. Menulis berita hanya menjadi kebutuhan memenuhi konsekuensi MoU. Atau membuat berita hanya kepingin menghamba pada SEO yang dikehendaki oleh algoritma google, misalnya,” kata Herman, membuka diskusi yang dikemas dengan buka puasa bersama di Bassle Cafe, Jalan Pulau Legundi, Sukarame, Bandarlampung, Sabtu (8/3/2025) malam.

Baca Juga  Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

HBM, menambahkan, sejatinya tidak ada yang keliru dengan kedua hal tersebut. Karena kedua variabel itu tidak bisa dipungkiri sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari media yang notabene juga sebagai lembaga bisnis. Hanya saja dia merasakan ada sesuatu yang pelan-pelan, entah disadari atau malah tanpa disadari, semakin tercerabut dari akarnya.

“Saya kok melihat ada yang sudah atau setidaknya mulai bergeser dari fondasi awal bangunan jurnalistik yang konstruksinya sudah dituliskan dalam UU Pers termasuk kode etik jurnalistik. Kita, sesama insan pers, sudah terlampau jarang mendiskusikan lalu menuliskan hal-hal krusial yang menyentuh kepentingan publik sekalipun. Ada banyak contoh tentang itu. Seperti mengulas tandas persoalan infrastruktur, sampah dan banjir yang hari-hari belakangan ini sudah membikin kita semua tersentak,” urai Pemred Hello Lampung ini.

Baca Juga  Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG

Kabar buruk lainnya, sambung lulusan Fakultas Pertanian Unila ini, kegundahan serupa juga turut dirasakan beberapa jurnalis lain. Bahkan juga oleh para pimpinan media. “Kegelisahan yang bertemu dengan kegelisahan yang sama itulah yang akhirnya mengikat kami untuk bersepakat berhimpun dalam Pemred Club,” ungkap Herman, seraya menjelaskan Pemred yang dimaksud adalah Pemimpin Redaksi.

Namun, lanjutnya, pemaknaan yang dipakai Pemred Club tidak selalu leterlek mesti sudah mengantongi sertifikat UKW Utama, sebagaimana persyaratan yang ditentukan Dewan Pers bagi penyandang predikat pemred di sebuah media. “Kami juga punya definisi tersendiri dalam memandang status tersebut. Bagi kami, jurnalis yang sudah memiliki wawasan serta pemahaman setara pemred, walau belum mengikuti UKW Utama sekalipun, bisa turut bergabung di Pemred Club.

Saat disinggung pembeda Pemred Club dengan organisasi pers lainnya, Herman menyahut, pembeda paling kentara adalah ketiadaan ketua, anggaran dasar/anggaran rumah tangga, serta alamat sekretariat. “Silakan disebut ini organisasi tanpa bentuk atau sebutan lainnya. Tapi perihal visi dan misi kami ada. Yang paling mendasar visi kami berupaya kembali pada khitah jurnalistik yang menjadi kesepakatan semua insan pers”.

Baca Juga  Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG

Namun demikian, masih menurut Herman, Pemred Club tidak mengklaim sebagai wadah yang paling ideologis bagi insan pers. Dirinya berkali-kali menyebut justru orang-orang yang terhimpun di dalam Pemred Club sedang saling menguatkan satu sama lain, untuk bersama-sama meniti langkah dalam menjalankan kerja-kerja jurnalistik sesuai khitah yang telah digariskan. “Kami justru ingin menjadi insan pers pembelajar. Terus belajar menjadi jurnalis seperti yang diharapkan publik.

Pada kesempatan kali pertama menggelar rembukan di lingkup Pemred Club itu hadir Hendri Std (Netizenku.com), Abung Mamasa (Kandidat), Adolf Ayatullah Indrajaya (Lampung Ekspres), Amuri (Tinta Informasi), Tika dan Nofriansyah (Bongkar Post), serta Pinnur Selalau (RadarCyberNusantara). Pemred Club juga di antaranya berisikan Ferdi Gunsan, Munizar dan Yulizar Kundo. (*)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:19 WIB

Inflasi Lampung Terkendali, Pemprov Waspadai Harga Pangan

Senin, 26 Januari 2026 - 15:55 WIB

Pengangkatan Petugas MBG Jadi Pegawai Negara, DPRD Lampung Soroti Nasib Guru Honorer

Senin, 26 Januari 2026 - 14:11 WIB

Pemprov Lampung Gaungkan Budaya K3 di 2026

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:34 WIB

PKB Tetapkan Chusnunia sebagai Ketua DPW Lampung 2026–2031

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Lampung Siapkan PKN Tingkat II 2026

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:06 WIB

Kominfo dan PPPA Lampung Perkuat Sinergi PUSPAGA

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:35 WIB

DPRD Lampung Dukung Rencana Pabrik Rokok HS di Lampung Timur

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:59 WIB

HGU SGC Dicabut, Triga Lampung, Negara Harus Pastikan Tak Ada Kelebihan Lahan

Berita Terbaru

Lainnya

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Rabu, 28 Jan 2026 - 12:29 WIB

Lampung Selatan

Bupati Lamsel Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Rabu, 28 Jan 2026 - 12:27 WIB

Lampung Barat

Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:21 WIB