Pemprov Lampung Sampaikan Prognosis Pajak Daerah 2025

Suryani

Senin, 22 September 2025 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menyampaikan prognosis penerimaan pajak daerah tahun anggaran 2025, Senin (22/9/2025).

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Slamet Riadi mengatakan hingga akhir tahun pendapatan daerah yang bersumber dari pajak diproyeksikan mencapai 73,49 persen dari target yang ditetapkan.

“Sampai hari ini kami terus bekerja secara maksimal dan berinovasi agar capaian ini sampai dengan akhir tahun dapat melebihi prognosis yang kami sampaikan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Slamet merinci, prognosis Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga akhir tahun sebesar 42,20 persen. Menurutnya, capaian yang belum optimal dipengaruhi oleh data potensi yang tidak riil, rendahnya kepatuhan wajib pajak dengan tunggakan lebih dari lima tahun yang kurang dari 2 persen, serta adanya kebijakan relaksasi pajak sesuai edaran Menteri Dalam Negeri.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Sementara itu, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) diproyeksikan mencapai 107,31 persen, dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 105,63 persen, didukung tren peningkatan konsumsi BBM pada triwulan II dan III tahun 2025. Pajak Air Permukaan (PAP) diproyeksikan sebesar 94,87 persen, lebih rendah akibat perbedaan potensi riil perusahaan perkebunan, khususnya PT Sugar Group Company yang pemakaian airnya lebih kecil dibanding PT Gunung Madu.

Untuk Pajak Rokok prognosisnya 100 persen karena bersifat transfer dari pemerintah pusat. Pajak Alat Berat diproyeksikan 96,55 persen dengan sumber terbesar dari sektor perkebunan dan pertambangan. Sedangkan Opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) diproyeksikan hanya 38,75 persen.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

“Struktur pendapatan daerah 2025 menunjukkan capaian positif di beberapa sektor seperti BBNKB, PBBKB, dan Pajak Rokok. Namun masih ada tantangan di sektor PKB, Air Permukaan, dan Pajak Mineral Bukan Logam,” kata Slamet.

Ia menegaskan Pemprov Lampung berkomitmen melakukan intensifikasi, ekstensifikasi, serta perbaikan basis data wajib pajak agar target pendapatan daerah dapat tercapai secara optimal.

Selain pajak, prognosis pendapatan retribusi daerah diproyeksikan 102,76 persen, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 99 persen, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah 66,83 persen.

Kabid Pajak Bapenda Lampung, Intania Purnama menambahkan, banyak kendaraan yang masuk dalam data potensi namun tidak bisa ditagih, seperti kendaraan rusak berat, musnah, hilang, atau dijual tanpa dilaporkan.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

“Ini masih kita anggap sebagai data potensi. Kami terus berupaya berinovasi untuk mengoptimalkan realisasi, khususnya PKB dan BBNKB,” ujarnya.

Menurut Intania, pihaknya membentuk tim percepatan optimalisasi PAD di UPTD I Bandar Lampung. Tim ini bekerja sama dengan Pemkot Bandar Lampung, kepolisian, dan Jasa Raharja untuk penagihan pajak hingga tingkat RT.

Saat ini juga telah hadir dua unit Samsat Digital Drive Thru untuk perpanjangan dan pengesahan STNK tahunan, masing-masing di Jalan Z.A. Pagar Alam, Kedaton (Areal Dinas Perpustakaan Provinsi Lampung), dan Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto, Telukbetung (depan Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung). (Rls)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:27 WIB

Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:14 WIB

Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:08 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:45 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong Kolaborasi Hexahelix Demi Guru Lampung Adaptif Digital

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:56 WIB

ghofur, Pasir Laut Tidak Direkomendasikan untuk Konstruksi Jalan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WIB

DPRD Lampung Soroti Rencana Anggaran Rp10 Miliar untuk SMA Siger

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:49 WIB

Dewan Pendidikan Ajak Publik Awasi SPMB 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:14 WIB

Sekber Siber Pantau MBG Menunggu Penertiban BGN di Lampung

Berita Terbaru

Jejak Dadan Cs di MBG Lampung.(Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

Menelisik Jejak Kaki-Tangan Dadan Cs di MBG Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:17 WIB

Lampung

Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:14 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:08 WIB