Pemprov Lampung Ikuti Rakor Inflasi Nasional

Suryani

Senin, 28 April 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor Pengendalian Inflasi Daerah di Ruang Command Center, Lantai II Diskominfotik Provinsi Lampung, Senin (28/4/2025), Foto: Ist.

Rakor Pengendalian Inflasi Daerah di Ruang Command Center, Lantai II Diskominfotik Provinsi Lampung, Senin (28/4/2025), Foto: Ist.

Pemerintah Provinsi Lampung, melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekubang) Zainal Abidin, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual di Ruang Command Center, Lantai II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (28/4/2025).

Bandar Lampung (Netizenku.com): Dalam rakor tersebut, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan bahwa berdasarkan data historis tahun 2021 hingga 2024, inflasi cenderung meningkat setiap bulan April. Hal ini dipicu oleh momentum Ramadan dan Idul Fitri.

“Inflasi April tertinggi terjadi pada 2022 sebesar 0,95 persen, yang merupakan puncak inflasi selama Ramadan,” ujarnya.

Baca Juga  HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, pada minggu keempat April 2025, terdapat 18 provinsi yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), sementara 20 provinsi mengalami penurunan. Secara nasional, jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH lebih banyak dibandingkan yang mengalami penurunan.

Di Pulau Sumatera, kenaikan IPH tertinggi terjadi di Kabupaten Padang Pariaman sebesar 6,32 persen, didorong oleh naiknya harga cabai merah dan bawang merah. Sementara di Pulau Jawa, kenaikan tertinggi terjadi di Kabupaten Jombang sebesar 1,09 persen, dengan komoditas penyumbang utama yang sama.

Baca Juga  PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP

Adapun di luar Jawa dan Sumatera, Kabupaten Mappi mencatat kenaikan IPH tertinggi sebesar 5,32 persen. Di wilayah ini, cabai merah dan bawang merah kembali menjadi komoditas utama penyumbang inflasi.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta seluruh pemerintah daerah untuk terus berupaya mengendalikan harga komoditas agar sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Baca Juga  Eva Dwiana Kukuhkan 38 Anggota Paskibraka Bandar Lampung

“Pemerintah pusat berharap daerah berupaya menjaga harga agar tetap terjangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Tomsi juga menekankan pentingnya langkah konkret di lapangan. Ia meminta jajaran pemerintah daerah untuk turun langsung ke pasar, rutin mengecek harga, dan mengambil tindakan cepat.

“Saya harap teman-teman di daerah benar-benar melaksanakan tugasnya. Turun ke pasar, pantau perubahan harga, dan lakukan langkah nyata. Fokus pada komoditas strategis yang berbeda-beda di tiap daerah. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:22 WIB

NasDem Lampung Instruksikan Fraksi Perketat Pengawasan Distribusi BBM Subsidi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 12 Okt 2026 - 20:50 WIB