Pemkot Ungkap Tantangan Wujudkan Bandarlampung Smart City

Redaksi

Minggu, 17 Oktober 2021 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bandarlampung, Khaidarmansyah, di ruang kerjanya. Foto: Netizenku.com

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bandarlampung, Khaidarmansyah, di ruang kerjanya. Foto: Netizenku.com

Pada pertemuan di Yogyakarta, lebih dari 50 wali kota yang hadir dan tergabung dalam APEKSI mengakui dalam pengembangan ekosistem Smart City yang berkelanjutan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan yakni:

1. INFRASTRUKTUR

Sarana dan prasarana infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebagian wilayah Indonesia yang masih menjadi tantangan untuk mewujudkan smart city (kota cerdas). Termasuk konektivitas untuk pemanfaatan internet yang menjadi media pendukung untuk menjalankan fungsi sebagai kota cerdas seperti pemanfaatan data center, cloud dan sebagainya.

Baca Juga  Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. DATA

Dalam menjalankan fungsi sebagai kota cerdas maka berbagai fasilitas atau sistem aplikasi yang dijalankan memerlukan data dan informasi yang luas. Keberadaan data tervalidasi dan terintregasi dari berbagai pihak ini yang masih menjadi tantangan utama.

3. PEMAHAMAN dan PARADIGMA

Kota cerdas tidak hanya sekedar pembangunan berbagai aplikasi canggih. Kota yang cerdas adalah kota yang mampu mengatasi berbagai persoalan di masyarakat dan melakukan atau merespon pelayanan kepada masyarakat secara cepat dibantu terobosan-terobosan atau inovasi di bidang teknologi informasi.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau

4. SUMBER DAYA MANUSIA

Salah satu faktor penyebab lambatnya proses sosialisasi adalah kapasitas sumber daya manusia dari pemerintah yang belum merata dan memadai. Jumlah dan kapasitas aparat pemerintah daerah khususnya dalam TIK masih terbatas.

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Berita Terbaru