Eva Dwiana juga mengatakan dirinya sudah memberitahukan kepada seluruh kepala SD/SMP, baik negeri maupun swasta, untuk menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat.
“Bunda sudah memberikan paparan kepada seluruh kepala SD/SMP untuk belajar tatap muka kita undur sampai kita mendengar informasi dari pusat bahwa Bandarlampung aman tatap muka,” tutup dia.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandarlampung, Eka Afriana Novel, mengatakan hingga saat ini terdapat 110 SMP dan 232 SD, baik negeri maupun swasta, yang menggelar PTM terbatas sejak diberlakukan pada Senin, 13 September 2021.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekolah yang telah menggelar PTM terbatas dengan protokol kesehatan (prokes) ketat harus menyiapkan sarana prasarana prokes yang memadai. Sekolah yang menggelar PTM terbatas juga diputuskan dalam rapat MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah).
“Prokes harus kita lakukan dengan baik, mereka yang memang benar-benar siap untuk PTM terbatas harus sesuai dengan prokes. Kalau mereka tidak ada di SK, mungkin mereka belum mempersiapkan diri,” ujar Eka.
Dia berharap Kota Bandarlampung menjadi percontohan bagi daerah lain terkait prokes di sekolah. “Insyaallah dengan prokes, sekolah kita aman bagi anak didik kita,” kata dia. (Josua)
Halaman : 1 2








