Pemkab Tubaba Lampung Jadikan Budaya sebagai Pondasi Dalam Membangun

Avatar

Senin, 8 Oktober 2018 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Arie/Nk)

(Foto: Arie/Nk)

PEMKAB Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung terus melakukan pembangunan daerah dengan menjadikan budaya sebagai pondasinya.

Tubaba memiliki modal budaya yang kuat untuk dijadikan pijakan sekaligus modal dasar percepatan pembangunan di kabupaten berjuluk \’Bumi Ragem Sai Mangi Wawai\’ itu.

Pembangunan inovatif ini terus digalakkan Bupati Tubaba Umar Ahmad dan Wakil Bupati Fauzi Hasan, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dalam menyusunan pelaksanaan APBD tahun-tahun mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Prinsip pembangunan Tubaba saat ini pada infrastruktur yang menjurus ke faktor humaniora, berbudaya, sehingga selain untuk melestarikan kearifan lokal, juga diharapkan dapat menjadi daya tarik dan mendatangkan para wisatawan, sehingga mengarah kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat, kemajuan Tubaba yang berdaya saing,\” ujar Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Tubaba, Syakib Arsalan, Senin (8/10/2018).

Baca Juga  DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Seperti pembangunan yang sudah mengarah ke pembangunan infrastruktur berbudaya, yakni pembangunan Patung Megowpak Tulangbawang di Leter S Panaragan, dan pembangunan Tugu Rato Nago Besanding di simpang tiga Rawakebo Kelurahan Panaragan Jaya.

Kemudian, pembangunan kawasan Uluan Nughik (Awal Kehidupan) dan Las Sengok (Hutan Larangan) di Karta, Pembangunan Komplek Islamik Center di Rawakebo Kelurahan Panaragan Jaya yang mengintegrasikan antara budaya, keagamaan, dan asrian lingkungan.

\”Pembangunan infrastruktur berbudaya yang kembali akan dilakukan yakni pembangunan lokasi eko wisata danau yang berada di Kecamatan Lambu Kibang sebagai pilot project,\” jelas Syakib.

\"\"

Selanjutnya, pembangunan jogging track di jalur irigasi tiga kecamatan wilayah ibukota kabupaten sepanjang 50 Km dengan spot areal pesawahan, peladangan, vegetasi bunga-bunga, dan perkebunan karet, pembangunan bendungan terbesar disepanjang aliran sungai Way Kiri dari Karta sampai Panaragan memanfaatkan tanah nyappah (pinggir sungai) dengan konsep Q-Forest.

Baca Juga  DPRD Tubaba Desak Pemkab Tuntaskan Siltap Aparatur Tiyuh dan Gaji ke-13 ASN

\”Yang baru-baru ini sudah dilakukan ialah pembangunan perkampungan suku Baduy,\” terang Syakib.

Dia mengulas, pembangunan eko wisata danau yang berada di Kecamatan Lambukibang (Gunung Sari) sedang digarap pembuatan masterplan, dan diharapkan bisa terlaksana di 2019.

\”Nantinya beberapa item pembangunan ini dilakukan oleh tiyuh-tiyuh menggunakan Dana Desa, dan item pembangunan infrastruktur lainnya secara umum dilakukan pembangunan oleh kabupaten,\” ungkap Syakib.

\"\"

Sementara pembangunan lokasi Jogging Track untuk bersepeda dan berolahraga melibatkan pihak ketiga.

\”Selain pembangunan infrastruktur berbudaya tersebut, Pemkab Tubaba terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, yang mengintegrasikan ke seluruh wilayah antar kecamatan dan tiyuh di Tubaba, lokasi infrastruktur berbudaya, dan terintegrasi dengan pembangunan jalan tol trans sumatera (JTTS) utamanya wilayah pintu tol yang berada dikabupaten setempat,\” urai Syakib.

Baca Juga  830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba

Nantinya, lanjut dia, pembangunan infrastruktur tidak hanya bekutat pada ekonomi atau infrastruktur, tetapi juga menyertakan kebudayaan di dalamnya.

\”Dari situ diperoleh perspektif baru dalam pembangunan yang mengarah ke humaniora, kearifan lokal, dan tentunya kebudayaan yang inklusif tanpa diskriminasi,\” ujar Syakib.

Sementara Kepala Bappeda Tubaba Nopriwan Jaya melalui Sekretaris Yudiansyah mengatakan, untuk pembangunan ekowisata yang ditempatkan di Lambu Kibang, pembangunan lokasi Jogging Track, dan pembangunan bendungan Karta-Panaragan sedang dilakukan perencanaan, sehingga diharapkan dapat dilaksanakan di 2019 mendatang.

\”Sedang kami konsep masterplan-nya. Semoga dapat dilaksanakan tahun depan,\” harapnya. (ADV)

Berita Terkait

Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis
Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia
830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba
Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Koperasi Merah Putih di Tubaba
Tubaba Resmi Terapkan Sinergi Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial
DPRD Tubaba Desak Pemkab Tuntaskan Siltap Aparatur Tiyuh dan Gaji ke-13 ASN
DPRD Tubaba Minta Pemkab Segera Cairkan Siltap Aparatur Tiyuh
DPRD Tubaba Soroti Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:30 WIB

Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:28 WIB

Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:46 WIB

830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:42 WIB

Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Koperasi Merah Putih di Tubaba

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:32 WIB

DPRD Tubaba Desak Pemkab Tuntaskan Siltap Aparatur Tiyuh dan Gaji ke-13 ASN

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:00 WIB

DPRD Tubaba Minta Pemkab Segera Cairkan Siltap Aparatur Tiyuh

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:42 WIB

DPRD Tubaba Soroti Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:38 WIB

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis

Jumat, 10 Jul 2026 - 20:30 WIB

Tulang Bawang Barat

Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia

Jumat, 10 Jul 2026 - 20:28 WIB

Tulang Bawang Barat

830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba

Jumat, 10 Jul 2026 - 13:46 WIB

Tulang Bawang Barat

Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Koperasi Merah Putih di Tubaba

Jumat, 10 Jul 2026 - 13:42 WIB