Pemkab Pesawaran Kawal Tuntas Kasus Kades Tanjung Kerta

Redaksi

Kamis, 2 Agustus 2018 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Terkait pengaduan sejumlah masyarakat Desa Tanjung Kerta, Kecamatan Wayhilau, Kabupaten Pesawaran yang melaporkan kepala desa (kades) mereka, Azhari Siha ke Inspektorat setempat, Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Syukur angkat bicara.

Bersama Inspektorat, Syukur akan mengawal laporan dugaan penyalahgunaan dana desa (DD) tahun 2017 tersebut hingga tuntas. \”Terkait masalah Kades Tanjung Kerta, saat ini kita masih menunggu hasil dari pemeriksaan Inspektorat. Apa hasil dari Laporan Hasil Periksaan ( LHP)nya. Yang jelas kita akan kawal permaslahan ini hingga tuntas apa lagi ini yang mengadukan langsung masyarakatnya,\” ungkap Syukur saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/8).

Baca Juga  Dendi: DD Jangan Hanya untuk Kegiatan Fisik Saja

Dijelaskan Syukur, nantinya dari LHP yang dilakukan pihak Inspektorat tersebut akan direkomendasikan kepihak pimpinan dalam hal ini bupati. \”Nantinya dari hasil LPH itu akan kita rekomendasikan ke pimpinan. Namun hal itu menunggu pihak Inspektorat melakukan pemeriksaan dan hasilnya seperti apa karena kita tidak bisa meraba -raba karena dari ke 13 item yang diadukan tersebut nantinya akan dilihat melalui kacama insketorat dan harus ada pembuktian,\” ujar Syukur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya juga akan melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), sebab yang menyangkut urusan Kades dan DD itu yang bertanggung jawab adalah pihak PMD. \”Mengenai permasalahan ini, kita juga akan libatkan pihak PMD, karena ini masuk dalam ranah dia. Saran saya, sebaiknya untuk semua kepala desa didalam penggunanaan DD sebaiknya libatnya seluruh masyarakatnya jangan jalan sendiri, yang akhirnya terjadi seperti di Desa Tanjung Kerta diadukan masyarakatnya,\” himbaunya.

Baca Juga  Kepala Disdikbud Pesawaran Bantah Terlibat OTT

Sementara itu, berdasarkan pengakuan dari Muslim Majid, selaku guru Pincak Khakot Desa Tanjung Kerta mengungkapkan, selama melatih Pincak Khakot ditahun 2017 lalu untuk alokasi dana kegiatan maupun tunjangan pelatih tidak pernah ia terima dari kades meskipun anggarannya ada dalam DD.

\”Selama 3 bulan saya melatih Pincak Khakot ditahun 2017 lalu, anak buah saya yang iuran untuk setiap malam latihannya. Kalau dari kades jangankan Rp5 ribu, seribu perak pun tidak pernah kami menerima uang darinya. Padahal sebelumnya Kades Azhari datang menemui saya dan waktu itu dia yang  janji sendiri mau kasih uang, tapi kenyataan sampai sekarang janji tersebut belum dipenuhi oleh kades,\” ungkapnya.(Soheh)

Berita Terkait

Inpektorat Pesawaran Temukan Kejanggalan Pengelolaan Dana BUMDes Bernung
Bupati Pesawaran Kunjungi Komandan Korem 043/Gatam
Bupati Pesawaran Klaim Tidak Anti Kritik
Hujan Deras Guyur Pesawaran, Beberapa Wilayah Tergenang Banjir
Pemkab Pesawaran Kembali Adakan Gerakan Pangan Murah
Bupati Pesawaran Kunjungi Kementan RI, Ini Usulannya
Dendi Harap Pemprov Lampung Terus Perhatian ke Pemkab Pesawaran
Kapolres Pesawaran Imbau Organ Tunggal Tak Setel Musik Remik

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 20:05 WIB

Disnaker Lampung Bakal Turunkan Tim Pengawas dan Mediator untuk Selesaikan Permasalahan THR

Jumat, 19 April 2024 - 19:59 WIB

Disnaker Lampung Catat 13 Pengaduan Ikhwal THR

Jumat, 19 April 2024 - 19:49 WIB

Realisasi penyaluran KUR Peternakan Lampung Capai Rp1,51 triliun

Kamis, 18 April 2024 - 21:58 WIB

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 April 2024 - 20:42 WIB

Gubernur Arinal Ajak Semua Pihak Wujudkan Lampung Sebagai Lumbung Ternak Nasional

Kamis, 18 April 2024 - 19:49 WIB

DPD PDI Perjuangan Santai Tanggapi Rumor Umar Ahmad-Edi Irawan

Kamis, 18 April 2024 - 13:38 WIB

Lampung Memperkaya Kalender Pariwisata dengan 90 Kegiatan Tahun 2024

Kamis, 18 April 2024 - 12:42 WIB

6 Trayek Baru Angkutan Perintis Lampung Diajukan

Berita Terbaru

Ilustrasi THR. Foto: Ist.

Lampung

Disnaker Lampung Catat 13 Pengaduan Ikhwal THR

Jumat, 19 Apr 2024 - 19:59 WIB