Fraksi NasDem Pesawaran Soroti Penggunaan Anggaran Refocusing Covid-19

Redaksi

Senin, 14 September 2020 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Pesawaran, menyoroti penggunaan anggaran refocusing untuk penanggulangan dampak pandemi Covid-19. Sebab, pada dokumen KUA APBD-P proyeksi pendapatan setelah perubahan sebesar Rp1,327 triliun, sedangkan proyeksi target belanja setelah perubahan sebesar Rp1,337 triliun.

\”Kenapa proyeksi belanja lebih besar dari proyeksi pendapatan, padahal penerimaan dana perimbangan setelah perubahan turun sebesar Rp100,195 miliar, namun masih ada kenaikan pada sektor pendapatan lain-lain PAD yang sah, dana bagi hasil pajak/bukan pajak dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sehingga total pendapatan setelah perubahan turun sebesar Rp77,199 miliar,\” kata anggota DPRD Fraksi NasDem, Roliyansyah, dalam rapat paripurna KUA PPAS Perubahan 2020, Senin (14/9).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Selain itu, salah satu dampak pandemi Covid-19 Pemerintah Kabupaten Pesawaran melakukan penyesuaian atas belanja pegawai, gaji, tunjangan dan tambahan penghasilan PNS untuk refocusing dan relokasi, yang dialokasikan untuk beberapa program dan kegiatan, sehingga di sektor belanja pegawai pada PPASP mengalami penurunan sebesar Rp59,5 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

\”Fraksi NasDem tidak menemukan adanya penjelasan refocusing dan relokasi dari dana tersebut pada dokumen PPASP, kami yakin publik juga ingin tahu alur dari dana tersebut,\” kata dia.

Menurut Roli, apa yang direlokasikan untuk belanja tidak terduga yang kemudian dibelikan sembako, berapa nilainya dan berapa tahapan/paketnya, tidak tertera jelas.

\”Masyarakat hanya tahunya dari berita media, Dendi serahkan bantuan pangan untuk warga, tapi tidak tahu sesungguhnya sumber anggaran bantuan tersebut,\” kata dia.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Dikatakannya, Fraksi NasDem juga manggarisbawahi Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, dalam menganggarkan program kegiatan operasional penanganan Covid-19 sebesar Rp3,576 miliar.

\”Apakah anggaran tersebut sudah cukup, mengingat pandemi Covid-19 masih terus menyerang dan belum mencapai puncaknya. Atau Dinas Kesehatan masih ada trauma dalam penganggaran dengan inkrahnya kasus korupsi di RSUD Pesawaran,\” ungkapnya. (Soheh/Len)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Senin, 2 November 2026 - 17:54 WIB

Mirza Ajak Generasi Muda Kembangkan Hilirisasi Komoditas Unggulan Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:33 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Langkah Mirza Majukan Sektor Pertanian Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Pemprov Lampung Matangkan Persiapan PORNAS KORPRI XVIII 2027, Target Pertahankan Peringkat Kedelapan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:23 WIB

PWI Lampung Tekuk PKS FC 9-4 dalam Laga Persahabatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:37 WIB

BPN Verifikasi Ulang Lahan Way Dadi, Pemprov Lampung Siapkan Skema Penyelesaian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Jihan Nurlela Dorong UMKM Lampung Tembus Pasar Ekspor Lewat Penguatan Ekosistem Usaha

Berita Terbaru