Pasca Belajar Daring, Guru Kaget Perilaku Siswa Berubah

Redaksi

Kamis, 24 Maret 2022 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMP Negeri 44 Kota Bandarlampung, Hj Udina SPd MPd di ruang kerjanya, Kamis (24/3). Foto: Netizenku.com

Kepala SMP Negeri 44 Kota Bandarlampung, Hj Udina SPd MPd di ruang kerjanya, Kamis (24/3). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pasca belajar dalam jaringan (daring) peserta didik mengalami perubahan karakter dan mental saat mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) Terbatas dengan protokol kesehatan Covid-19.

Hal itu disampaikan Kepala SMP Negeri 44 Kota Bandarlampung, Hj Udina SPd MPd, ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/3).

Udina menceritakan perubahan karakter dan mental anak didiknya diketahui saat PTM Terbatas kembali digelar pada Senin (14/3) lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap pagi pukul 07.00 Wib, tutur dia, guru-guru sudah berbaris di depan sekolah menyambut dan menyapa peserta didik, satu per satu, sebelum proses belajar mengajar dimulai pukul 07.30 Wib.

“Jadi ketika guru menyapa tanpa berjabat tangan ‘Assalamualaikum anak-anak’. Anak-anak membalas ‘Iya Bu!’ sambil berlalu.”

Udina dan guru-guru lainnya terkejut, tidak menduga sama sekali, jika anak-anak didiknya akan ketus membalas sapaan mereka.

“Bahasanya kasar-kasar. Kita mau marah gak jadi tapi ketawa ngikik-ngikik,” ujar Udina.

Kemudian dia menuturkan peristiwa lainnya. Udina menemukan sejumlah anak-anak yang tidak berpakaian seragam di sekolah. Mereka merokok.

Saat dirinya bertanya, anak-anak tersebut mengaku bukan siswa SMP Negeri 44 Kota Bandarlampung. Namun Udina tidak percaya begitu saja, diam-diam dia mengambil foto mereka, dan menyebarkan foto anak-anak itu di grup WhatsApp sekolah.

Pasca Belajar Daring, Guru Kaget Perilaku Siswa Berubah
SMP Negeri 44 Kota Bandarlampung di Jalan Pulau Buton, Gunung Sulah, Way Halim, Kamis (24/3). Foto: Netizenku.com

Salah satu guru menjawab bahwa dua di antara anak-anak yang merokok dalam foto itu adalah anak didik mereka.

“Saya segera perintahkan untuk memanggil orangtuanya,” kata Udina.

Menghadapi perubahan karakter dan mental anak didiknya tersebut, Udina pun meminta para guru agar bersabar dan memaklumi perubahan perilaku peserta didik.

“Karena selama 2 tahun lebih mereka tidak sekolah tatap muka, anak-anak sudah lama tidak bertemu dengan teman seangkatannya. Kita tidak tahu dia bergaul dengan siapa,” ujar dia.

“Ya kita tidak bisa langsung menyalahkan orangtuanya. Bagi yang ekonominya ke bawah, mungkin orangtuanya pagi-pagi sudah tidak berada di rumah ketika pulang sekolah juga tidak ada siapa-siapa,” lanjut Udina.

Kemudian Udina membuat program pembinaan mental dan karakter bagi peserta didik dengan membaca Surah Yasin bersama-sama.

Setiap pagi mulai pukul 07.45 Wib sebelum proses belajar mengajar dilakukan, Surah Yasin dibacakan siswa dari ruang kelas masing-masing dengan dipandu oleh guru.

“Anak-anak yang tidak pernah baca Yasin beberapa kali, ditegur, kasih hukuman dengan suruh baca alfatihah. Kita serahkan pada guru BK dan guru agama,” kata dia.

Udina mengatakan program ini akan dijalankan secara berkelanjutan dengan pendalaman pada tiga pekan pertama sejak PTM Terbatas digelar.

“Ini tugas kita bagi seorang guru, dalam waktu setengah bulan ini sama-sama kita membina karakter anak-anak,” tutup dia.

SMP Negeri 44 Kota Bandarlampung merupakan satu dari tiga sekolah yang baru saja diresmikan oleh Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana pada Kamis (17/3) lalu.

Acara peresmian bersamaan dengan SMP Negeri 42 Kota Karang dan SMP Negeri 43 Penengahan. (Josua)

Baca Juga: Usai Diresmikan Eva Dwiana, Tiga SMP Negeri Baru Siap Tampung Siswa

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:48 WIB

Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:31 WIB

Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:31 WIB

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:43 WIB

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:43 WIB

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Senin, 2 Februari 2026 - 20:02 WIB

Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:11 WIB

Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:56 WIB

Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:04 WIB

Pesawaran

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:00 WIB