Pasangan DA-DI Akan Buat Terobosan Urai Permasalahan Petani

Redaksi

Minggu, 8 November 2020 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com):
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Lampung Timur nomor urut 3 Dawam Rahardjo–Azwar Hadi (DA-DI), akan buat terobosan baru untuk mengurai permasalahan yang selama ini dialami masyarakat petani.

Hal itu disampaikan untuk menjawab pertanyaan pasangan calon nomor urut 1 Yusran Amirullah–Beny Kisworo, yang menanyakan tentang bagaimana upaya paslon nomor 3 untuk mengatasi anjloknya harga jual hasil panen para petani, pada sesi debat publik pertama pasangan calon bupati dan wakil bupati kabupaten Lampung Timur yang digelar Komisi Pemilihan Umum setempat, di Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Sabtu (07/11) malam.

Pasangan DA-DI menyampaikan, upaya paslon nomor 3 untuk mengatasi anjloknya harga jual pasca panen para petani memang sudah dimasukkan dalam program unggulan ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kita ketahui bersama bahwa masyarakat Lamtim sebagian besar bekerja di sektor pertanian. Maka jika pasangan DA-DI terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Lamtim, kami akan melakukan kajian terkait regulasi penerapan harga dasar. Jika sudah ada kajian yang dilakukan maka kami akan coba tentukan harga standar dari komoditi hasil pertanian yang ada,\” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, selain itu pihaknya akan coba mendorong para petani untuk dapat melakukan terobosan baru. Memang untuk melakukan terobosan baru tersebut memerlukan dukungan pembiayaan dan permodalan.

\”Maka dengan begitu kami akan bekerja sama dengan perbankan, dan ini sesuai dengan program tani berjaya dengan sektor perbankan. Maka untuk mengurai permasalahan yang selama ini selalu dialami para petani tersebut, memang sudah masuk dalam program unggulan kami yaitu Petani Berjaya,\” ujarnya.

Dilanjutkannya, program Petani Berjaya ini menjadi salah satu solusi, di mana petani, pembeli, suplier, distributor, perbankan dan Pemkab Lamtim akan dihubungkan. Kemudian untuk menjaga ketersediaan benih, pupuk serta dilakukan pendampingan budidaya, teknologi pertanian, permodalan, manajemen resiko, jadwal tanam, dan ketersediaan air irigasi. (Nainggolan/len)

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:37 WIB