Parosil Resmikan Lamban Kemasan

Redaksi

Kamis, 27 Desember 2018 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa  (Netizenku.com): Menariknya kemasan tidak bisa dipungkiri menjadi salah satu daya tarik konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan oleh produsen, termasuk produk yang dihasilkan UKM/IKM maupun masyarakat secara mandiri.

Nah, untuk mendukung pengembangan kemasan terhadap produk yang dihasilkan masyarakat Lampung Barat, pemkab setempat memberikan fasilitas yang dapat dimanfaatkan secara langsung berupa \”Lamban Kemasan\” baik untuk pengadaan maupun sarana belajar.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, saat meresmikan Lamban Kemasan tersebut, Kamis  (27/12), mengatakan Lamban Kemasan tersebut agar dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga akan membantu pelaku UKM/IKM menciptakan kemasan yang bernilai jual tinggi.

\”Tidak bisa dipungkiri bahwa kemasan sebuah produk berpengaruh untuk ketertarikan orang untuk membeli, juga berdampak terhadap naiknya harga jual, untuk itu saya minta seluruh UKM dan IKM untuk memanfaatkan sarana belajar di Lamban Kemasan ini,\” kata Parosil.

Parosil yang didampingi wakil bupati Mad Hasnurin, juga mengatakan dengan adanya Lamban Kemasan tersebut tentu akan menekan biaya pelaku UKM/IKM maupun masyarakat secara mandiri.

Baca Juga  Polres Lambar Bagikan Masker ke Pengguna Jalan yang Melintas

\”Kalau selama ini kita membuat kemasan di daerah luar Lampung Barat, saat ini sudah dapat buat di daerah kita, tentu akan mengurangi beban biaya modal yang harus dikeluarkan pelaku usaha kecil,\” jelasnya.

Bupati juga mengajak UKM/IKM dan masyarakat yang bergerak dalam usaha bidang perkopian, untuk ikut bangga dengan produk kopi robusta yang dihasilkan Lampung Barat, sehingga kedepan kopi Robusta Lampung Barat  (Korola) akan menjadi icon.

Baca Juga  Pentingnya Simpan Nomor Call Center

\”Saya mengajak, seluruh UKM/IKM maupun masyarakat secara mandiri untuk mencantumkan logo \”Korola\” pada setiap kemasan kopi, sehingga kedepan akan muncul slogan \”ingat kopi ingat Lampung Barat, sehingga kopi Lampung Barat akan dikenal masyarakat luar,\” tandas Parosil, pada acara yang juga dihadiri puluhan pelaku UKM/IKM di Lampung Barat.

Sekadar di ketahui Lamban Kemasan tersebut tidak hanya melayani pembuatan kemasan untuk produk saja, tetapi penyediaan jasa percetakan, seperti tas oleh-oleh, kalender dan banner. (Iwan)

Berita Terkait

Dua Tokoh Ambil Formulir Pendaftaran Calon Kepala Daerah di PDI Perjuangan
Warga Tembelang Temukan Jejak Harimau Sumatera Kelilingi Kandang Sapi
PS Siliwangi-TP Sriwijaya Dukung Mukhlis Basri Maju Pilgub Lampung
48 Siswa SMA Negeri 1 Liwa Lolos SNBP
Tribal Bandarlampung Jelajahi Jalur Trajang Lambar, Ini Rutenya
Edi Novial-Mad Hasnurin, Sepakat Nyawa Manusia Lebih Berharga dari Harimau
Teror Harimau di Suoh, MB Minta Penanganan Cepat
Bambang Kusmanto Kantongi Suara Terbanyak Dapil Lambar 1

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 12:30 WIB

Cuaca Lampung Diprediksi Berawan-Hujan Ringan, Aman untuk Penyeberangan

Kamis, 18 April 2024 - 21:58 WIB

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 April 2024 - 19:49 WIB

DPD PDI Perjuangan Santai Tanggapi Rumor Umar Ahmad-Edi Irawan

Kamis, 18 April 2024 - 13:38 WIB

Lampung Memperkaya Kalender Pariwisata dengan 90 Kegiatan Tahun 2024

Kamis, 18 April 2024 - 12:42 WIB

6 Trayek Baru Angkutan Perintis Lampung Diajukan

Rabu, 17 April 2024 - 20:26 WIB

Musim Selancar, Disparekraf Lampung Klaim Telah Lakukan Koordinasi

Rabu, 17 April 2024 - 19:47 WIB

Arinal Apresiasi Komitmen ASN Lampung Pasca Libur Lebaran

Rabu, 3 April 2024 - 07:36 WIB

Perpusda Lampung Merabah Desa 

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tubaba Beri Bantuan Jamban Sehat di Tumijajar

Jumat, 19 Apr 2024 - 10:33 WIB

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB