oleh

Parosil : Pameran Bonsai Bisa Dongkrak Pariwisata Lambar

Lampung Barat (Netizenku): Pameran Bonsai yang digelar Lambar Bonsai Community di Kebun Raya Lowa, Kubu Perahu, Balik Bukit, berhasil memikat hati Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin.

Dala arahannya, Parosil meyakini bahwa pencinta dan pencipta tanaman bonsai merupakan orang-orang kreatif. Menurutnya hal ini merupakan salah satu cara yang tepat dalam membangun Lambar.

\”Pencinta bonsai merupakan pecinta alam, dan secara tidak langsung semakin memperbanyak khasanah pariwisata dan yang pasti ikut serta menjaga lingkungan,\” kata Parosil, Sabtu (17/3).

Baca Juga  Lelang Jabatan Sekretaris KPU Dikritik

\"\"

Untuk itu, Parosil berharap ke depanmya LBC mampu menggelar event pameran bahkan lomba bonsai tingkat nasional, sehingga para komunitas pencinta bonsai akan kumpul di Lambar. Sebab, selain dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, hal ini juga berdampak pada perekonomian masyarakat.

\”Saya minta teruslah berkreasi dan menciptakan bonsai yang terbaik, dan ke depan bisa membuat event tingkat nasional. Melalui bonsai, pariwisata Lambar lebih dikenal oleh masyarakat luar,\” harapnya seraya mengatakan kreasi bonsai juga merupakan lahan edukasi bagi pelajar.

Baca Juga  Kapolres Lambar Terima 3 Kasat Baru di Lingkungannya

Pada pameran bonsai pertama di Lambar yang menampilkan 210 jenis tanaman yang dikerdilkan tersebut, Wakil bupati Mad Hasnurin juga memberikan apresiasi terhadap karya seni yang ditampilkan pada pameran tersebut.

\”Hanya sedikit yang mampu menghasilkan karya bonsai yang bernilai seni tinggi, dan apa yang dipamerkan saat ini sangat mengagumkan,\” kata dia.

Mad Hasnurin juga mendukung komunitas bonsai di Lambar, karena bonsai merupakan karya seni yang memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. \”Saya dengar yang dipamerkan ada harganya yang mencapai Rp75 juta, artinya kreativitas membuat bonsai merupakan usaha yang sangat menjanjikan apabila dilakukan dengan tekun dan serius,\” ujarnya.

Baca Juga  Tim KONI Lambar Rampung Laksanakan Monev 2020

Pada Pameran bonsai yang bernilai total Rp2 Miliar tersebut, Mad Hasnurin berharap lebih banyak lagi warga Lambar yang mampu menghasilkan karya-karya terbaik dan menjadi lahan usaha baru. \”Sekarang kalau kita kreatif semua menjadi lahan usaha, apalagi saat ini pasar yang paling efektif adalah melalui media online,\” kata dia. (Iwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *