Parosil Kagumi Seni Bonsai Karya PPBI

Redaksi

Sabtu, 25 Juli 2020 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Kesempatan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, yang diberikan anggota Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI), untuk membentuk bonsai jenis kaliage, dilakukan dengan ragu-ragu.

Hal itu terlihat saat orang nomor satu di Lampung Barat tersebut, melihat langsung kopi darat (Kopdar) puluhan seniman bonsai yang dipusatkan di Cafe Omah Kayu Kelurahan Way Mengaku Balikbukit, Sabtu (25/7), yang didampingi Wakil Bupati, Mad Hasnurin, dan ketua DPRD, Edi Novial.

\”Menghasilkan bonsai yang baik harus dilakukan oleh ahlinya, dan itu tidak mampu saya lakukan, karena khawatir hasilnya bukan akan membuat bagus tetapi merusak yang sudah bagus,\” kata Parosil, yang juga memberikan kesempatan kepada Mad Hasnurin, namun ditolak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Parosil, bonsai merupakan karya seni yang memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi, untuk itu dirinya berharap, seniman bonsai Lampung Barat akan menghasilkan karya yang bagus, karena selain harganya semakin tinggi juga akan menjadi penarik wisatawan ke Lampung Barat.

\”Kopdar ini selain pengganti kegiatan pameran dan kontes, juga sebagai sarana berbagi ilmu, jadi saya berharap kedepan seniman bonsai akan terus menghasilkan karya terbaiknya, dengan demikian karya yang dihasilkan akan mempunyai nilai jual yang tinggi, juga dapat sebagai destinasi wisata baru di Lampung Barat,\” harap Parosil.

Sementara Anggota Komisi I DPR RI, Mukhlis Basri, yang juga melihat langsung Kopdar, memberikan pujian terhadap ratusan bonsai milik seniman bonsai Lampung Barat yang diikutkan pada Kopdar tersebut. Menurutnya bonsai tidak hanya sebatas karya seni, tetapi sebagai edukasi dalam menjaga kekayaan alam Lampung Barat.

Baca Juga  10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

\”Bonsai yang dihasilkan sebagian besar jenis kayu yang ada di Lampung Barat, artinya apa yang dilakukan seniman bonsai ini, selain menciptakan karya seni pengkerdilan kayu, juga sebagai edukasi kepada masyarakat tentang kekayaan alam kita,\” kata Mukhlis.

Untuk itu politisi PDI Perjuangan tersebut berharap, pecinta bonsai, sebagai pelopor menjaga lingkungan. Karena dirinya meyakini untuk mendapatkan bahan yang akan dijadikan karya seni tidak dengan merusak alam tetapi bersahabat dengan alam.

\”Bahan yang diolah menjadi bonsai tentu dari alam, maka saya meyakini semua seniman bonsai Lampung Barat bersahabat dengan alam, mencintai dan menikmati keindahannya, sudah barang tentu akan menjaga kelestarian alam, apalagi kegiatan ini bukan hanya sebagai hobby tetapi sudah bisa dijadikan sebagai usaha baru,\” ujar Mukhlis.

Baca Juga  Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar

Sedangkan Ketua PPBI Lampung Barat, Widyatmoko Kurniawan, mengaku kegiatan tersebut sebagai sarana silaturahmi pecinta bonsai Lampung Barat. Apalagi agenda tahunan berupa pameran dan kontes tidak bisa terlaksana tahun ini karena adanya pandemi virus Covid-19.

\”Seharusnya bulan ini kita mengadakan pameran dan kontes bonsai, yang merupakan agenda tahunan, tetapi akibat virus Covid-19 rencana tersebut gagal. Maka untuk terus meningkatkan semangat, kami menggelar Kopdar sebagai ajang berbagi ilmu dalam menghasilkan karya terbaik,\” kata dia. (Iwan/leni)

Berita Terkait

Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar
Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak
Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:24 WIB

HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Gubernur Mirza Apresiasi Helfi Assegaf, Sambut Kapolda Lampung Yustan Alpiani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Lampung Perkuat Hilirisasi Kakao Pesawaran untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Gubernur Lampung Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Budiman AS Minta Kapolda Baru Lanjutkan Pemberantasan Narkoba di Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PWI Tubaba Tegaskan Dukungan Penuh untuk Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:56 WIB