BERBAGI

Liwa (Netizenku.com): Kepergian Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Lampung Barat, Yedi Ruhyedi (57) untuk selamanya mengejutkan semua orang, terutama para koleganya di lingkungan Pemkab. Bahkan Bupati, Parosil Mabsus, yang secara langsung menyaksikan di Puskesmas Kebun Tebu.

Parosil yang dikonfirmasi usai menjadi inspektur upacara pemakaman secara sipil di TPU Pekon Purajaya Kebun Tebu, mengaku sangat terkejut mendengar kabar salah satu kepala dinas terbaiknya wafat secara mendadak.

“Tentu saja kaget, karena hari Senin (4/1) almarhum masih mengikuti kegiatan ngopi bebakhong di aula Kagungan kantor bupati, terlihat masih sehat, tapi siang ini saya dengar kabar beliau wafat, maka saya langsung datang ke Puskesmas untuk memastikan secara langsung,” kata Parosil, Jumat (8/1).

Jujur kata bupati, Pemkab Lampung Barat merasa kehilangan, karena selama bertugas dari jabatan camat sampai sekarang kepala Dinas TPH, sudah memberikan yang terbaik, apalagi almarhum selama ini lebih banyak bekerja dari pada bicara.

“Sejak jadi camat dan sekretaris dinas Ketahanan Pangan beliau menunjukkan kinerja yang baik, maka sudah beberapa tahun ini saya beri amanah sebagai Kadis TPH, dan alhamdulillah beliau mampu membantu saya di bidang pertanian, untuk itu saya atas nama keluarga dan Pemkab Lampung Barat menyampaikan rasa duka yang mendalam, semoga ditempatkan di sisi Allah SWT yang terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Parosil.

Menurut bupati, almarhum yang meninggalkan satu orang istri dan tiga putra-putri, memang menderita sakit jantung, meski demikian masih bekerja dengan baik, walaupun sedikit pendiam tetapi saat diajak ngobrol sering bercanda.

“Pak Yedi merupakan orang baik, dekat terhadap semua orang, walaupun agak pendiam tetapi suka bercanda, saya memang tahu dia (Yedi) sakit, tetapi selama ini tetap mampu memberikan yang terbaik untuk Lampung Barat,” jelasnya.

Sementara Duta Suhanda, salah satu keluarga korban yang menyampaikan sambutan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada bupati Lampung Barat dan jajaran yang telah melakukan proses pemakaman secara sipil.

“Kami sekeluarga atas nama kakak saya Surneti (Istri Almarhum), menyampaikan ucapan terima kasih kepada pak bupati dan jajaran, yang dari awal mendengar kabar almarhum meninggal, langsung memberikan bantuan, bahkan saat ini menjalankan proses pemakaman dengan upacara secara sipil,” kata Duta.

Duta menyampaikan terima kasih kepada bupati yang telah memberikan kepercayaan untuk duduk sebagai kepala dinas TPH. Tentu kata dia selama menjalankan kepercayaan tersebut, masih banyak kekurangan dan kekhilapan untuk itu dirinya atas nama keluarga memohon maaf.

“Kami yakin selama menjalankan amanah dari bupati kak Yedi jauh dari sempurna, untuk itu atas semua kelalaian dan kelemahannya mohon dimaafkan, demikian juga kepada masyarakat setempat selama hidupnya sampai di usia 57 Tahun kemungkinan banyak kesalahan,” tandas Duta.

Terlihat di rumah duka, Wakil Bupati, Mad Hasnurin, para asisten, kepala badan/dinas/kabag serta ratusan pelayat lain, terutama dari lingkungan Pemkab dan masyarakat setempat. (Iwan/len)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here