Paripurna DPRD Pesawaran Langganan Molor

Redaksi

Selasa, 26 Februari 2019 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Rupanya molornya rapat paripurna DPRD Kabupaten Pesawaran, sudah menjadi hal yang biasa.  Buktinya, setiap rapat yang digelar tidak pernah tepat waktu.

Seperti hari ini, dijadwalkan rapat paripurna digelar pukul 09.00 Wib,  namun yang terjadi rapat tersebut digelar justru molor jauh dari waktu yang ditentukan yang baru dimulai pukul 11.00 Wib. Bahkan yang lebih sangat disayangkan, untuk jumlah anggota DPRD yang hadir saat rapat paripurna tidak pernah cukup 45 orang. Ada belasan hingga puluhan yang tidak ikut dalam rapat tersebut dengan alasan izin.

Hari ini DPRD Pesawaran diagendakan menggelar paripurna agenda persetujuan  dua ranperda pemilihan kepala desa dan rencana pembangunan industri Kabupaten Pesawaran tahun 2019-2035, Selasa (26/2).

\’\’Molornya paripurna ini bukan kali pertama ini saja, hampir setiap paripurna pasti molor tidak pernah on time. Yang lebih parahnya lagi selain selalu molor, yang hadir juga tidak pernah cukup dari jumlah yang ada hanya ada belasan bahkan hingga puluhan yang tidak hadir,\” sesal salah seorang sumber kepada koran ini saat ikut menghadiri paripurna.

Baca Juga  Warga Banding Agung Harapkan Perbaikan Jembatan

Diutarakan dia yang terlihat miris lagi, mereka para wakil rakyat ini tidak merasa malu dengan para anggota purnawirawan (veteran), meskipun usia mereka sudah sangat lanjut namun mereka tetap semangat untuk ikut menghadiri acara paripurna ini dengan datang tepat waktu sesuai dengan  jadwal yang ditentukan.

\”Lihat saja para veteran itu mereka hadir tepat waktu, seharusnya para wakil rakyat ini malu dengan para peteran ini meskipun usia mereka sudah sangat tua tapi semangat mereka tetap berkobar,\” ucapnya.

Sementara itu, menyikapi hal itu ketua DPRD Kabupatrn Pesawaran M Nasir, menyayangkan atas apa yang dilakukan anggotanya tersebut. \”Sebetulnya kita selaku pimpinan sudah berupaya melakukan pemahaman bahwa jika paripurna itu harus tepat waktu. Karena kalau kita disiplin cepat selesai acaranya, kita bisa mengejar kegiatan yang lain, ini yang terjadi kadang-kadang kita di sini malah setunggu-tungguan. Jadi apa yang telah diperbuat mereka ini saya sangat prihatin dan saya mintak berubahlah,\” sesal Nasir.

Baca Juga  Suasana Haru Iringi Pelepasan AKBP Syaipul Wahyudi

Sedangkan Wakil Bupati Pesawaran Eriawan dalam sambutannya mengutarakan permintaan maafnya atas ketidak hadiran bupati pada paripurna tersebut. Lantaran dihari yang sama banyak agenda yang tidak bisa ditinggalkan.

\”Agenda pada hari ini lumayan cukup padat, saya menyampaikan permintaan maaf karena bupati tidak bisa hadir diacara paripurna ini. Dan tak lupa pada kesempatan  ini saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para qnggota dewan yang terhormat, terutama pada Badan Pembentukan Peraturan Daerah yang telah berupaya secara maksimal dengan segala kemampuan dan kesungguhan dalam membahas rancangan peraturan daerah tersebut.  Pada masa yang akan datang masih banyak tugas-tugas kita di bidang regulasi yang harus kita selesaikan, oleh karena itu khususnya kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah yang terkait agar dapat memprioritaskan ranperda yang akan diterbitkan,\” ucapnya.

Baca Juga  Juli, Polres Pesawaran Amankan 24 Pelaku Kejahatan

Dengan telah selesainya pembahasan dan disetujuinya dua ranperda, maka ranperda tersebut akan diproses lebih lanjut sesuai dengan tahapan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

\”Peraturan daerah ini merupakan program prioritas penyelenggaraan pemerintahan daerah, diharapkan setelah ditetapkannya perda ini, kepala perangkat daerah teknis dapat sesegera mungkin menerapkan ranperda tersebut dan membuat peraturan teknis sesuai yang diamanatkan dalam ranperda berupa peraturan bupati,\” katanya. (Soheh)

Berita Terkait

Mualim Taher Kritik Keras Caleg Arogan
Kasus Penganiayaan Muslim Memasuki Babak Baru
Kolaborasi Pesawaran-Kemkominfo akan Gelar Literasi Digital
Disbunak Pesawaran Akan Bantu Bibit Coklat di Lahan 1000 Hektar
Wildan: Isi Al Quran Sebaiknya Jangan Hanya Sekedar Dibaca
KPU Pesawaran Minta Eko Selesaikan Kasus Pemukulan Operator Sound System
Sudah Mengaku Salah, Proses Hukum Penganiayaan Oknum Caleg Tetap Berlanjut
Remaja Pelaku Pencabulan Sesama Jenis Diringkus Polres Pesawaran

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 15:22 WIB

Tradisi Seharga Nyawa

Selasa, 9 Juli 2024 - 17:14 WIB

Tukang Fotokopi Pun Tahu Itu

Minggu, 7 Juli 2024 - 16:12 WIB

Jiwa Binatangnya Tertinggal

Minggu, 7 Juli 2024 - 10:50 WIB

Kala Timnas Pusat Singkirkan Saudara Muslim

Selasa, 2 Juli 2024 - 18:36 WIB

Masih Belum Puas Dijajah Selama 350 Tahun?

Minggu, 30 Juni 2024 - 15:21 WIB

Jurnalisme di Persimpangan

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | Senin, 15 Juli 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 02:48 WIB

Politik

Koalisi Partai Non Parlemen Tubaba Resmi Dukung NONA

Minggu, 14 Jul 2024 - 19:11 WIB

Sekretaris Disdkbud Lampung, Tommy Efra Hamdarta. (Foto: Ist)

Lampung

Disdik Lampung Klaim Tidak Ditemukan Kecurangan Saat PPDB

Minggu, 14 Jul 2024 - 17:06 WIB

Polres Lamteng meningkatkan kegiatan preventif seperti Patroli KRYD di lokasi yang dianggap rawan aksi kriminalitas, Minggu (14/7/2024). (Asep/NK)

Lampung Tengah

Cegah Kejahatan Jalanan, Patroli KRYD Polres Lamteng Ditingkatkan

Minggu, 14 Jul 2024 - 16:49 WIB