Denting nada dan denyut ekonomi rakyat akan bertemu dalam satu panggung kebersamaan. Komunitas Papa Rock n Roll, wadah para musisi di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), akan menggelar kegiatan bertajuk “Tubaba Berirama, UMKM Berjaya” pada Rabu malam, 21 Januari 2026, di halaman parkir Pasar Modern Pulung Kencana. Acara ini terbuka untuk umum dan dapat dinikmati tanpa tiket masuk.
Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Kegiatan tersebut tidak sekadar menyuguhkan hiburan musik, tetapi juga membawa pesan kepedulian sosial. Melalui penggalangan dana dan donor darah, Papa Rock n Roll mengajak masyarakat ikut berbagi untuk korban banjir bandang di Sumatra, sekaligus mendukung geliat musik lokal dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua Komunitas Papa Rock n Roll, Erwin D’maestro, mengatakan acara ini lahir dari semangat kolaborasi dan keinginan menghidupkan suasana malam di Tubaba dengan energi yang positif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin Tubaba terasa lebih hidup di malam hari. Musik punya kekuatan menyatukan banyak perbedaan, sementara UMKM adalah denyut ekonomi masyarakat. Ketika keduanya dipadukan, akan lahir ruang kebersamaan yang hangat dan bermakna,” ujar Erwin, Jumat (16/1/2026).
Dalam acara tersebut, sejumlah band dan musisi lokal akan naik panggung, menghadirkan warna musik yang beragam untuk masyarakat. Di sisi lain, puluhan stan UMKM akan meramaikan area kegiatan dengan berbagai produk unggulan, mulai dari kuliner khas Lampung, minuman segar, hingga karya kreatif anak muda Tubaba.
Tak hanya menjadi ruang hiburan, kegiatan ini juga menjadi etalase bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jangkauan pasar mereka. Pengunjung dapat menikmati alunan musik sambil berbelanja langsung produk UMKM yang ditawarkan.
“Acara ini kami buka untuk semua kalangan. Tanpa tiket masuk, siapa pun boleh datang, menikmati hiburan yang sehat, sekaligus mengenal dan mencintai produk lokal kita sendiri,” kata Erwin.
Antusiasme juga dirasakan para pelaku UMKM yang menilai kegiatan ini memberi peluang besar untuk bertemu langsung dengan konsumen dalam suasana yang lebih akrab dan meriah.
“Biasanya kami hanya berjualan di pasar atau pameran kecil. Kalau ada acara musik seperti ini, pengunjungnya lebih ramai dan suasananya lebih hidup,” ujar salah satu pelaku UMKM.
Erwin menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud konsistensi Papa Rock n Roll dalam membuka ruang ekspresi bagi musisi dan pelaku seni, sekaligus ikut menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin di bumi Ragem Sai Mangi Wawai. Panitia pun mengimbau masyarakat untuk ikut meramaikan acara dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bersama.
“Dengan semangat kolaborasi ini, Papa Rock n Roll tidak hanya berbicara tentang musik, tetapi juga tentang kepedulian, kreativitas, dan harapan bagi ekonomi masyarakat Tubaba,” pungkas Erwin. (*)








