Panitia Sayangkan Oknum Nakal Tarik Uang ke PKL

Redaksi

Selasa, 10 Oktober 2023 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Panitia Pekan Raya Lampung (PRL) 2023 menyayangkan dugaan adanya oknum-oknum nakal yang menarik uang ke pedagang kaki lima (PKL), supaya bisa berjualan di dalam lokas PRL di PKOR Way Halim.

Menurut Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung, Ary Meizari Alfian selaku penyelenggara, komitmen panitia tetap ingin menertibkan PKL. Tapi panitia juga serba salah, kalau sedikit keras dianggap menindas rakyat kecil yang ingin mencari rejeki.

“Panitia juga menyesalkan adanya oknum yang kabarnya memanfaatkan situasi dan menarik uang Rp2 juta ke PKL. Kami tidak tahu itu oknum darimana. Kami pastikan panitia tidak pernah menarik uang ke PKL,” tegasnya pada Selasa (10/10) malam di Sekretariat Panitia PRL.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian ia melanjutkan, adanya video yang beredar di media sosial tentang seorang diduga ASN dari Kabupaten Lampung Timur terkait adanya pungutan liar pada pengunjung, panitia juga memastikan itu tidak benar dan hoaks.

Baca Juga  Lampung Terima 710 Ribu Ton Pupuk Subsidi 2026, DPRD Lampung Pastikan Distribusi Sesuai HET

“Kami pastikan bukan pungli, tapi itu petugas tiket resmi dari PRL. Oknum yang diduga ASN itu mau masuk tapi tidak bisa menunjukkan ID Card resmi, sehingga ia harus beli tiket,” terusnya.

PRL 2023 juga selalu ramai tiap harinya. Dari data panitia ticekting, pengunjung setiap hari rata-rata mencapai 8.000 orang. Jadi, kata Ary, jika ada mencoba menjatuhkan panitia dengan membuat video PRL sepi itu semua tidak benar.

“Tinggal dilihat saja waktunya, kalau masih sore ya kemungkinan masih sepi. Tapi kalau sudah malam pengunjung juga membludak,” imbuhnya.

Panitia juga meminta maaf jika ada sedikit ketidaknyamanan pengunjung, karena sempat ada genset salah satu peserta stan terbakar dan menyebabkan mati listrik. Hal itu, dijelaskan Ary, sudah diperbaiki dan kegiatan berjalan seperti biasa.

Pengaman Konser NDX AKA
Salah satu artis tanah air pengisi acara PRL 2023 yang menyedot perhatian pengunjung adalah NDX AKA. Mereka akan tampil pada Rabu (11/10) malam. Untuk itu panitia sudah menyiapkan keamanan konser dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta pihak keamanan lainnya.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak

“Panitia juga sudah menyiapkan posko kesehatan di stan RS Abdoel Moeloek, karena di situ ada tenaga kesehatan yang stand by. Ambulans dan petugas kesehatan, hingga 3 mobil pemadam kebakaran juga sudah disiapkan di panggung utama,” papar Ary lagi.

Membludaknya penonton juga sudah diantisipasi mengurangi tenda-tenda di sekitar panggung utama, supaya lebih luas.
Panggung utama juga sudah ditambah tinggi berikut dengan barier pemecah massa. Teknis pengamanan dari kepolisian juga sudah kita siapkan.

“Dari data penukaran tiket di IIB Darmajaya, sudah 80 persen pemilik tiket yang menukarnya dengan gelang barcode. Harga tiketnya juga tidak mahal, hanya menyesuaikan dengan artis yang mengisi acara. Penonton juga jangan khawatir karena sudah disiapkan fasilitas umum pendukung seperti mushola, toilet dan pusat informasi,” pungkasnya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Bangun Jalan Jabung–Maringgai Sepanjang 6,2 Km

Digitalisasi PRL 2023 Jual Tiket Online Lebih Banyak
Setelah lima hari pelaksanaan Pekan Raya Lampung (PRL) 2023, di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, banyak capaian yang sudah dihasilkan.

Menurut Ary, tema “Digitalisasi Perekonomian Menuju Lampung Berjaya” yang diusung tahun ini dibuktikan dengan penjualan tiket secara online lebih banyak.

“Digitalisasi yang dilakukan oleh panitia adalah dengan menjual tiket digital yang lebih banyak daripada on the spot atau di lokasi. Penukaran tiket dengan gelang dan di scan barcode nya itulah bentuk digitalisasi.
Kalau pakai pintu buka tutup seperti tahun lalu justru membuat penumpukan di pintu masuk,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan jika barcode atau kode batang yang ada di gelang tidak bisa dipalsukan karena berbasis digital. “Jadi tahun ini pengunjung lebih rapi dan tertata,” tambah Mico. [Rls]

Berita Terkait

Kwarda Lampung Buka Puasa Bersama 50 Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial
DPRD Lampung Minta Aktor Utama Tambang Emas Ilegal Way Kanan Diusut
Korpri Lampung Gelar Ramadan Berbagi, 1.101 ASN Terima Bantuan
Wakil Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Way Kanan 2027
Pemprov Lampung Bahas Capaian IKK untuk Penyusunan LPPD 2025
Kabar Duka, Anggota DPRD Lampung Veri Agusli Tutup Usia
DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak
Pemprov Lampung Siap Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Lampung Barat

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:48 WIB

Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:31 WIB

Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:31 WIB

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:43 WIB

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:43 WIB

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Senin, 2 Februari 2026 - 20:02 WIB

Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:11 WIB

Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:56 WIB

Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:04 WIB

Pesawaran

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:00 WIB