Oknum Guru SMAN 1 Waylima Intimidasi Siswa

Redaksi

Selasa, 19 September 2023 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Sikap arogan kembali dilakukan oleh oknum tenaga pendidik, guru yang seharusnya bisa memberikan sikap yang baik serta mampu mengayomi para siswanya, justru sebaliknya para siswa ini malah mendapatkan intimidasi. Perlakukan kurang baik ini terjadi pada alumni siswa SMAN 1 Waylima Kabupaten Pesawaran, saat para siswa ini hendak mengambil ijazah yang tertahan lantaran belum melunasi pembayaran uang komite.

“Ow kamu yang namanya Dwi Hanum, hebat kamu ya bawa-bawa LSM, bukan diambil baik-baik, bawa LSM, bawa surat keterangan miskin, besok kalau mereka datang lagi ke sekolah kamu yang gantian kami datangi ke rumah, hebat kamu gurunya disuruh berhadapan sama LSM,” cetus dari salah satu guru di sekolah tersebut melalui pesan Whats App ke salah satu murid.

Baca Juga  Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB

Perlakukan yang sama juga dilakukan oleh Maysuri salah satu Bendahara di sekolah tersebut, dirinya kekeh tidak mau menyerahkan Ijazah yang diminta oleh para siswa itu, berdalih penahanan ijazah tersebut didasarkan adanya instruksi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apa pun alasannya, kami tetap tidak bisa memberikan ijazah kepada siswa yang lulus, kalo mereka belum melunasi tunggakan uang komitenya, itu saja,” ucap Bendahara Sekolah, Maysuri, Senin (18/9/23).

Beda jika siswa yang tidak sanggup melunasi uang komite tersebut, merupakan siswa dari keluarga tidak mampu dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu yang telah ditandatangani kepala desanya.

Baca Juga  Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga

“Kami juga tidak kaku-kaku amat sama soal nahan ijazah ini, pokoknya asal siswa lulus tersebut, melampirkan surat keterangan tidak mampu dari desa, saya jamin pasti ijazahnya kami berikan,” kilah Maysuri.

Sebab sambungnya, apa yang telah menjadi keputusan dari pihak komite sekolah, bukankah sudah merupakan hasil rapat, yang keputusannya telah disepakati dan disetujui para wali siswa. Dan perlu diketahui ujar Maysuri, kalau hanya menyandarkan besaran biaya rutin dan tak terduga dari keperluan sekolah kepada dana BOS yang diterima, sangatlah kurang dan jauh dari cukup.

“Kami juga nggak mau nahan-nahan ijazah kalau semua biaya operasional yang kita terima cukup. Ini bagaimana, hutang sekolah saja sudah banyak, ijazah mau gratis, enak amat,” ketusnya.

Baca Juga  Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar

Sementara itu menyikapi permasalahan tersebut Safrudin Tanjung selaku Ketua Harian Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB), menyayangkan atas sikap dan perilaku dari oknum guru dan bendahara sekolah tersebut yang terkesan arogan, tidak sama sekali mencerminkan seorang tenaga pendidik.

“Kita sangat menyayangkan atas apa yang telah dilakukan oleh oknum guru itu, ngapain juga Whats App dengan bahasa seperti itu dan saya tegaskan lagi bagi sekolah mana pun tidak diperbolehkan menahan ijazah dengan dalih apa pun, apalagi lantaran belum membayar uang komite,” tegas Tanjung. (Soheh/Len)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:36 WIB

Kisruh Verifikasi Domisili SPMB Lampung 2026, Ribuan Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMAN

Senin, 8 Juni 2026 - 22:55 WIB

Nasib Eks Pekerja BUMD Lampung, 3 Tahun Menanti Pesangon Meski Menang di Pengadilan

Senin, 8 Juni 2026 - 19:39 WIB

Jaga Identitas Daerah, Gubernur Lampung Komit Lestarikan Kebudayaan Lampung

Senin, 8 Juni 2026 - 19:35 WIB

Jihan Nurlela Ajak Peserta PKN II Sumsel Gali Inovasi di Lampung

Senin, 8 Juni 2026 - 18:03 WIB

Kawal Aspirasi Warga, DPRD Lampung Teruskan Hasil Diskusi BPN Terkait Waydadi ke Pemprov

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Wahrul Fauzi Silalahi Masuk Radar Calon Ketua Karang Taruna Lampung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:38 WIB

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:45 WIB

SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 244 Siswa ke PTN dan Kampus Australia

Berita Terbaru