Nobar The EndGame, LBH: KPK mati di tangan penguasa

Redaksi

Sabtu, 5 Juni 2021 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UKPM Teknokra Universitas Lampung menggelar diskusi bersama LBH Bandarlampung dan Puskamsikham Fakultas Hukum Universitas Lampung usai nonton bareng film The EndGame di Lantai 2 Graha Kemahasiswaan, Sabtu (5/6) malam. Foto: Netizenku.com

UKPM Teknokra Universitas Lampung menggelar diskusi bersama LBH Bandarlampung dan Puskamsikham Fakultas Hukum Universitas Lampung usai nonton bareng film The EndGame di Lantai 2 Graha Kemahasiswaan, Sabtu (5/6) malam. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Bandarlampung dan Pusat Kajian Masyarakat Anti Korupsi dan Hak Azasi Manusia (Puskamsikham) Fakultas Hukum Universitas Lampung (FH Unila) menggelar diskusi usai nonton bareng (nobar) film dokumenter garapan WatchdoC Documentary “The EndGame” KPK RI, ronde terakhir melawan korupsi.

Nobar digelar UKPM Teknokra Unila di Lantai 2 Ruang Sidang Graha Kemahasiswaan kampus setempat dan dihadiri masyarakat umum, Sabtu (5/6) malam.

Baca Juga: Lampung Nobar Film Dokumenter “The EndGame” KPK

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur LBH Bandarlampung Chandra Muliawan mengatakan KPK RI sebagai anak kandung reformasi, mati di tangan penguasa.

Film dokumenter yang disutradarai Dhandy Laksono, kata Chandra, mengisahkan upaya pelemahan KPK sebagai anak kandung reformasi sudah berlangsung sejak lama dan sistematis.

“Saya menggarisbawahi upaya pelemahan KPK itu sudah dari lama. Di rezim ini pamungkasnya,” tegas dia.

Chandra mengaku merinding mendengar kesaksian para penyidik dan pegawai KPK yang disingkirkan karena tidak lolos tes wawasan kebangsaan.

Baca Juga  Sekda Tubaba dan KPK Bahas Perbaikan Layanan Publik, Pemanfaatan Ruang, dan Tindak Lanjut Temuan BPK

“Negara ini mau mencari orang seperti apa lagi kalau yang begitu tidak memenuhi syarat. Dibuang oleh negara. Jadi syarat seperti apa lagi yang dibutuhkan,” ujar dia.

Peneliti Puskamsikham FH Unila, Ridho Ardiansyah, mengatakan penguatan KPK sebagai lembaga antirasuah harus diikuti dengan political will atau kebijakan politik pemerintah, salah satunya dengan peningkatan realisasi anggaran KPK.

“Jika dibandingkan dengan anggaran lembaga antirasuah di Hongkong, Independence Commission Against Corruption, jauh lebih besar bila dibandingkan dengan anggaran KPK RI,” kata dia.

Baca Juga  TPA Bakung Bersiap Terapkan Sanitary Landfill

Ridho mengajak masyarakat untuk tetap membangun sikap optimis terhadap KPK RI dalam memberantas para koruptor.

“Sedikit banyaknya harus tetap kita dukung karena cara untuk menggoyahkan iman kepercayaan kita adalah seolah-olah KPK sudah mati atau tidak ada lagi,” ujar dia. (Josua)

Baca Juga: Puskamsikham Fakultas Hukum Unila Tolak Pelemahan KPK RI

Berita Terkait

LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Angkasa Pura Indonesia Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Yozi Rizal Soroti Lemahnya Perhatian Pemprov Lampung terhadap Dunia Sastra

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Kebakaran Berulang di Way Kambas, Komisi II DPRD Lampung Dorong Pencegahan Diperkuat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Atap Rapuh, Mimpi Anak Way Kanan Tak Boleh Runtuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Polisi Tetapkan FD Tersangka Kasus Pelajar di Kos

Selasa, 25 Agu 2026 - 20:02 WIB