oleh

Nekad Menjambret, Dua Pelajar di Lamteng Berurusan dengan Polisi

Lampung Tengah (Netizenku.com): Kepolisian Sektor (Polsek) Terbanggi Besar amankan dua remaja dibawah umur yang masih berstatus pelajar di Lampung Tengah (Lamteng).

Keduanya ialah Ridho Pratama(17) dan Riyan Efendi (16) terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian lantaran melakukan penjambretan.

Dua remaja ini merupakan warga Tanjung Ratu Ikir Kecamatan Way Pengubuan, Lamteng dan masih berstatus pelajar disalah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilyah Terbanggi Besar.

Baca Juga  Semarak Pembukaan Konferwil NU ke-X di Lamteng

\”Dua pelajar ini melakukan aksi penjambretan di┬áJalinsum dekat terminal Betan Subing KampungTerbanggi Besar,\” terang Kapolsek Terbanggi Besar Kompol Hendry Dunand, Selasa (13/11).

Kapolsek menjelaskan, modus yang digunakan para tersangka ialah mengamati calon korban dengan cara menunggu diwarung pinggir jalan dekat SMK Kesehatan Yukumjaya, \”Jadi tersangka ini nunggu calon korbannya dipinggirjalan. Setelah mereka mendapatkan target, selanjutnya di ikuti dari belakag, dan langsung melancarkan aksinya,\” jelasnya.

Baca Juga  Soal Cawabup, Bupati Lampung Tengah: Belum Ada Usulan yang Masuk

Tersangka kata Kapolsek diamankan tanpa perlawan di Kampung Poncowati. Selain tersangka sambung kapolsek pihaknya juga ikut mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor honda beat milik pelaku. \”Kita amankan tanpa perlawanandan saat ini keduanya berada di Mapolsek Terbanggi Besar,\” kata kapolsek.

Sementara Listria Okviyanti warga Kecamatan Lempuyang Bandar, Lamteng yang menjadi korban kepada wartawan menuturkan, aksi penjambretan bermula saat ia bersama adiknya mengendarai sepeda motor dari arah Bandarjaya menuju ke Kayu Palis Way Pengubuan.

Baca Juga  Reses, Azis Syamsudin Tampung Curhatan Gapoktan Bumiratu Nuban

Ia mengatakan saat melintas di Jalinsum tepatnya di dekat Terminal Betan Subing, tiba-tiba dua orang pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor memepet dan langsung menarik tas milik korban. \”Tiba-tiba datang dua orang, mepet dan langsung narik (tas),\” ungkapnya seraya mengatakan tas yang diambil tersebut berisikan satu unit handpone dan uang tunai Rp200 ribu. (sansurya)

Komentar