Mulai Hari Ini ASDP Terapkan Bayar Tiket Sistem Non Tunai

Redaksi

Rabu, 15 Agustus 2018 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan (Netizenku.com): Mulai hari ini, PT ASDP Indonesia Ferry memberlakukan sistem pembayaran non tunai (Cashless) dalam pembelian tiket yakni menggunakan uang elektronik.

Sistem tersebut nantinya akan diterapkan di empat pelabuhan di Indonesia, yaitu Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk.

Adapun uang elektronik yang digunakan merupakan milik 4 bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) yakni uang elektronik Brizzi milik BRI, Tap Cash milik BNI, E-Money milik Bank Mandiri, serta BLink milik Bank Tabungan Negara.

Baca Juga  Pemkab Lamsel Bantah Isu PHK Massal PPPK

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Anton Murdianto mengatakan, hari ini (Rabu) pihaknya telah melaunching sistem pembayaran nontunai seperti yang dipergunakan untuk pembayaran di jalan tol.

\”Ini kan tahap pertama, jadi sistem kerjanya sama dengan tol. Jadi pembayaran tunai diganti dengan nontunai. Prosenya tetap dibantu dengan petugas disetiap loket nontunai,\” kata Anton, Rabu (15/8).

Sementara ini, cashless sendiri baru diberlakukan untuk pembayaran tiket golongan 2, 3 dan 4 yaitu pejalan kaki, kendaraan roda 2 dan kendaraan roda 4 pribadi dan menargetkan 2019 sudah diberlakukan semua disetiap golongan.

Baca Juga  Siap Menuju MTQ Provinsi, Lampung Selatan Sukses Gelar STQ ke-VII

\”Ini tahap pertama, untuk nanti ditahap ke 2 bulan Desember, semua itu sudah pakai sistem pembayaran nontunai. Alhamdulilah sejauh ini tidak ada kendala, ini saya sedang memantau dilapangan,\” lanjutnya.

Uang elektronik sendiri sudah terintegrasi dengan sistem yang digunakan di tol, namun bagi masyarakat yang belum memiliki uang elektronik, pihaknya menyediakan penjualan uang elektronik atau topup yang berada didekat loket penjualan tiket pelabuhan.

Baca Juga  IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

\”Untuk kartunya gratis, tapi saldonya minimal isi Rp20 ribu, tergantung kebijakan bank masing-masing. Kita ada bank Mandiri, BRI, BNI dan BTN. Kita masih melakukan pembelajaran bagi saudara-saudara kita yang belum punya kartu untuk beli kartu,\” jelasnya.

Anton berharap, dengan penggunaan pembayaran nontunai ini, akan lebih memberikan pelayanan akan cepat, aman dan nyaman kepada masyarakat yang menggunakan jasa penyebrangan di Bakauheni.

\”Lalu sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk mengurangi uang beredar untuk keamanan. Mohon dukungannya untuk mengedukasi masyarakat,\” pungkasnya.(eko)

Berita Terkait

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD
Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026
IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil
IDS Sumatra 2026 di Lampung Selatan Digelar Tanpa APBD
Widyya Turro, Putri Daerah Kalianda Tampil di IDS 2026
Dagangan Pedagang Asongan Ludes di IDS Sumatra 2026
Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN
Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:04 WIB

Polres Pringsewu Gagalkan Tawuran Remaja, Tiga Pelaku dan Celurit Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:01 WIB

Wabup Pringsewu Buka Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Pardasuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pemkab Pringsewu Apresiasi Perbaikan Jalan Provinsi oleh Pemprov Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:58 WIB

LSM Trinusa Unras di DPRD dan Kejari Pringsewu, Polisi Fasilitasi Dialog

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:26 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 693 KPM Rejosari

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bupati Pringsewu Dukung Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan SDN 1 Gunungraya Jadi Sekolah Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

Lampung Barat

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34 WIB