Mukri Ucap Gaji Tukang Sapu di UIN Rp3 Juta/Bulan

Redaksi

Kamis, 26 April 2018 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Alangkah sejahteranya menjadi bagian dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Pasalnya, jangankan menjadi tenaga pendidik atau dosen, jadi office boy (OB) atau tukang sapu saja sudah sejahtera.

Bagaimana tidak, tukang sapu di UIN digaji Rp3 juta perbulan. Hal ini diungkapkan langsung Rektor UIN Raden Intan Moh Mukri saat melakukan kerja sama (MoU) kampusnya dengan 5 Pondok Pesantren, dalam hal penerimaan mahasiswa baru, di Aula Rektorat lantai 3 UIN Raden Intan Lampung, kemarin (25/4).

\”Saat ini pegawai kampus UIN Raden Intan Lampung mendapatkan gaji yang lebih dari UMR, bahkan tukang sapu saja kami gaji Rp3 juta perbulan,\” ucap mukri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak berhenti sampai di situ, Moh. Mukri juga mengatakan, peminat kampus UIN kali ini luar biasa, terbukti dengan pendaftar SPAN atau anak-anak berprestasi dari kuota 3000, tetapi hari ini pendaftar hampir 14.000 dari berbagai daerah se-Indonesia. \”Ideologi yang selalu saya bangun mengelola Pondok Pesantren maupun Kampus tidak bisa setengah hati, harus dengan perjuangan, amaliyah-amaliyah baik juga harus kita implementasikan,\” jelas Mukri.

Sementara, Kepala pondok pesantren Darusalam gontor 9, Hariyanto Abdul Jalal dalam sambutannya mengaku bahagia diberi kesempatan datang di kampus UIN Raden Intan Lampung.

\”Gontor 9 merupakan kampus dengan jumlah santri tertinggi dari pondok pesantren gontor di luar pulau Jawa. Lainnya, gontor juga memiliki prinsip membangun manusia. Kami yakin kampus UIN pun sama, pada dasarnya konsep dunia pendidikan itu sama, yaitu sama-sama membangun keabadian, sedangkan yang dapat membangun keabadian adalah manusia,\” jelas Hariyanto.

Agenda ini juga dihadiri 4 pondok pesantren lainnya, diantaranya Ponpes Al Hikmah Bandarlampung, Ponpes Diniyyah Putri Pesawaran, Ponpes Ushuluddin Lampung Selatan, dan Ponpes YPPTQMH Pringsewu. (Yesi/R)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:15 WIB

RSUD Abdul Moeloek Apresiasi Kritik Relawan untuk Perbaikan Pelayanan

Rabu, 23 September 2026 - 13:25 WIB

Dua Antologi Sastra Dwibahasa Indonesia-Lampung Segera Diluncurkan

Rabu, 23 September 2026 - 13:22 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Pasar Murah di Lampung Digelar Secara Berkelanjutan

Selasa, 22 September 2026 - 19:35 WIB

Pemprov Lampung Tanam 25.000 Mangrove di Pesisir Pesawaran

Selasa, 22 September 2026 - 19:20 WIB

Jihan Nurlela Dorong Kesetaraan Akses Layanan bagi Penyandang Disabilitas

Selasa, 22 September 2026 - 19:05 WIB

Pemprov Lampung Dukung Pembentukan UPT Kemendukbangga/BKKBN

Selasa, 22 September 2026 - 18:00 WIB

Gubernur Lampung Ajak Pramuka Perkuat Pengabdian dan Sinergi Bangun Generasi Muda

Selasa, 22 September 2026 - 16:53 WIB

Bedah Rumah Lampung Naik Jadi 13.276 Unit, Pemprov Dorong Percepatan Hunian Baru untuk MBR

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:36 WIB