Model BPP-Call Centre Penyuluh Pertanian Pringsewu Dilaunching

Redaksi

Jumat, 4 September 2020 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Model Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kabupaten Pringsewu dilaunching oleh Kepala BPPSDMP, Prof.Dr.Ir.Dody Nursyamsi. Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati, Dr.H.Fauzi, SE, M.Kom., Akt., CA, CMA, juga melaunching Call Centre Penyuluh Pertanian Kabupaten setempat.

Acara launching digelar di BPP Kecamatan Gadingrejo, Jumat (4/9) pagi, ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan pelepasan balon ke udara, yang dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Pringsewu serta anggota Poktan, KWT dan Gapoktan setempat.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan telewicara antara kepala BPPSDMP dan wakil bupati Pringsewu dengan BPP kecamatan se-Kabupaten melalui video conference, serta panen raya perdana di areal persawahan Pekon Wates Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Hari Bhayangkara, Polres Pringsewu Perkuat Komitmen Pelayanan

Dody Nursyamsi dalam sambutannya mengatakan, kunci keberhasilan pembangunan pertanian diawali dengan kebangkitan Sumber Daya Manusianya. Pembangunan pertanian harus diawali dengan pembangunan SDM-nya. Karena di negara-negara yang pertaniannya maju pun ditandai dengan kehebatan SDM-nya.

Dikatakannya, di masa pandemi saat ini, perkembangan ekonomi semuanya turun dan terpuruk. Sedangkan satu-satunya sektor yang tetap menggeliat adalah sektor pertanian. Untuk PDB pertanian sendiri mencapai 16,24%, tertinggi dari sektor lainnya. Sementara PDB nasional rata-rata adalah -5,14%.

\”Kementerian Pertanian mempunyai program yang disebut Kostratani (Komando Strategi Pembangunan Pertanian Kecamatan). Kostratani adalah pusat gerakan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan di bawah komando camat. Sedangkan di tingkat kabupaten ada Kostrada (Komando Strategi Pembangunan Pertanian Daerah) yang dikomandoi oleh bupati, dan di tingkat provinsi terdapat Kostrawil (Komando Strategi Pembangunan Pertanian Wilayah) di bawah komando gubernur, serta di tingkat pusat terdapat Kostranas (Komando Strategi Pembangunan Pertanian Nasional),\” jelasnya.

Baca Juga  Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Ia juga mengatakan bahwa kedatangannya ke Pringsewu adalah untuk sama-sama membangun SDM pertanian dengan memberdayakan semua SDM yang ada, baik petani, penyuluh dan lainnya. Baginya, sektor pertanian dan petani merupakan harga mati bagi NKRI, dan pahlawan yang menjaga sumber pangan adalah para petani.

\”Dari itu mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun pertanian di Kabupaten Pringsewu,\” ujarnya.

Sementara Fauzi pada kesempatan tersebut, menyampaikan selayang pandang Kabupaten Pringsewu, yang memiliki luas wilayah hanya 625 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 450.000 jiwa, tersebar di 126 pekon atau desa serta 5 kelurahan dalam 9 kecamatan.

Baca Juga  Bupati Pringsewu Tinjau Peternakan Kambing Perah di Sukoharjo

\”Adapun Luas lahan sawah di Kabupaten Pringsewu adalah 13.000 hektar dan 12.000 hektar tegalan. Dengan jumlah kelompok tani mencapai 856 Poktan, 179 Kelompok Wanita Tani (KWT) dan 117 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Sedangkan jumlah personel penyuluh pertanian di Kabupaten Pringsewu ada sebanyak 36 PNS dan 25 PTHL,\” terangnya.

Terkait dilaunchingnya Call Centre Penyuluh Pertanian Kabupaten Pringsewu dengan nomor 0813 – 77863899, Fauzi, berharap dapat memudahkan para petani dalam memperoleh layanan informasi secara terpusat, maupun keluhan seputar pertanian lainnya, dan berharap dapat memberikan pelayanan yang terbaik. (Rz/Leni)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Darussalam di Bandungbaru Barat
Polres Pringsewu Imbau Warga Utamakan Keselamatan Berkendara Usai Maraknya Kecelakaan Lalu Lintas
Nyalip di Tikungan, Pemotor Tewas Tabrak Truk Pasir di Pringsewu
Belanja Perubahan APBD Pringsewu 2026 Naik Jadi Rp1,18 Triliun
172 Pemuda Pringsewu Ikuti Seleksi Magang ke Jepang, Bupati Soroti Tingginya Pengangguran Usia Muda
Perselisihan Soal CCTV dan Parkir, Dua Warga di Pringsewu Berdamai Lewat Rembuk Pekon
Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031
Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB