Masyarakat BNS Sambut Baik Musrenbang Bersama Parosil

Redaksi

Kamis, 25 Februari 2021 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Sambutan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, dengan pola sebut nama mendapatkan aplaus dari tokoh dan masyarakat Bandar Negeri Suoh (BNS) dengan tepuk tangan dan pekikkan setuju, saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) setempat, Kamis (25/2).

Sambutan Parosil yang disampaikan dengan semangat tersebut, diawali dengan ketegasan terhadap penanganan dan pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19. Disampaikannya, kalau ada masyarakat yang menggelar pesta hajatan di pekon yang zona merah dan orange wajib dibubarkan oleh aparat pemerintah, kepolisian dan TNI.

\”Keputusan Satgas Covid-19, kita memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas seperti hajatan atau pesta. Tetapi itu hanya berlaku pada wilayah zona kuning, hijau. Tetapi kalau ada yang melakukan di zona merah dan orange aparat wajib melakukan pembubaran. Hal ini bertujuan untuk menghidupkan roda ekonomi masyarakat,\” kata Parosil.

Baca Juga  Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang mendapat aplaus juga, ketika bupati memanggil nama Kepala Puskesmas (Kapus) BNS. Dia memerintahkan supaya Kapus bekerja dengan maksimal. Manfaatkan semua fasilitas kesehatan untuk kesehatan masyarakat, sesuai dengan amanat UUD 1945.

\”Gedung Puskesmas di BNS ini sudah dibangun dengan megah, statusnya sudah paripurna, tetapi Kapus dan tenaga kesehatan lain tidak hanya ada di kantor, tetapi harus turun di tengah masyarakat, jangan sampai ada yang sakit tidak diobati, karena kalau itu terjadi maka yang menanggung dosanya ada Kapus dan tenaga kesehatan yang ada di sini,\” kata Parosil.

Banyak program di bidang kesehatan, seperti ambulance hebat dan satu pekon satu perawat, itu tujuannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apabila ada yang sakit tetapi tidak tersentuh itu sudah melanggar komitmen.

Baca Juga  Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

\”Ambulance hebat itu jangan hanya mangkrak di Puskesmas saja, bawa keliling pekon, cari siapa tahu ada sakit tetapi tidak ada fasilitas menuju Puskesmas, obati, dan kalau harus dirujuk bawa ke RSUDAU, demikian juga dengan perawat yang ada di semua pekon, dia harus tahu kalau ada masyarakat yang sakit,\” tegas Pakcik sapaan akrab Parosil Mabsus.

Terhadap kepala sekolah dan guru, Pakcik juga mengatakan, jangan mentang-mentang saat ini sistem pembelajaran dilakukan dengan daring, sekolah dibiarkan terbengkalai, menjadi sarang burung dan kelelawar dan ditumbuhi rumput.

\”Saya selain melihat sendiri dan mendapat laporan, bahwa sekolah sekarang ini hanya menjadi sarang burung, kelelawar dan di penuhi rumput, kalau itu dibiarkan akan merusak sarana yang sudah dibangun menggunakan uang rakyat, jadi kepala sekolah dan guru harus ke sekolah dan tetap menjalankan tugas seperti biasanya,\” perintah Pakcik.

Baca Juga  Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Sementara ketika menyinggung kinerja peratin, tokoh dan masyarakat setempat memberikan tepuk tangan dan pekikkan kencang setuju. Pakcik, meminta dalam menyusun program pembangunan, peratin harus melibatkan semua unsur, dari ibu-ibu, pemuda, tokoh agama, masyarakat, dan yang diutamakan adalah program padat karya.

\”Sekarang ini masa sulit, maka peratin harus melakukan inovasi dengan melibatkan semua unsur, program pembangunan dengan dana desa dititikberatkan kepada program padat karya, sehingga masyarakat akan mendapatkan manfaat secara langsung. Dan jangan disalahgunakan dan disimpangkan,\” tandas Pakcik.

Pada kesempatan Musrenbang tersebut juga, bupati mewajibkan seluruh camat menandatangani fakta integritas, tentang kewajiban mendirikan posko Covid-19 tingkat kecamatan dan pekon. (Iwan/len)

Berita Terkait

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB