Lonjakan Kasus DBD di Lampung, Dinkes Tetapkan Proses Fogging dan Antisipasi Peningkatan Kasus

Luki Pratama

Kamis, 14 Maret 2024 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung menghadapi lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) yang signifikan di beberapa wilayah, yang dipicu oleh curah hujan tinggi.

Menyikapi hal tersebut, Dinkes Lampung telah menetapkan serangkaian prosedur untuk mengatasi dan mencegah penyebaran wabah DBD.

Kepala Dinkes Lampung, Edwin Rusli, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Lusi Darmayanti, menjelaskan bahwa Pemprov Lampung telah menetapkan prosedural tindakan fogging untuk mengurangi risiko dan dampak buruknya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Petugas yang melakukan fogging diimbau untuk mengisolasi lokasi, mengeluarkan penghuni rumah dan hewan peliharaan, serta menutup makanan dan minuman sebagai langkah pencegahan.

Baca Juga  Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses fogging dilakukan pada pagi atau sore hari, diikuti dengan pengendalian jentik/larva melalui Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Plus. Hal ini dilakukan untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap masyarakat dan lingkungan dari risiko penularan DBD.

“Tindakan fogging untuk mengurangi risiko dan dampak buruknya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya kepada Wartawan Lentera SL, Kamis (14/3).

Dinkes Lampung juga telah mengambil tindakan proaktif dengan mendistribusikan logistik ke seluruh puskesmas di wilayah Lampung.

Logistik yang disebarkan mencakup penggunaan Rapid Diagnostic Test (RDT) NS1 atau RDT Combo, serta larvasida untuk abatisasi dan insektisida untuk fogging.

Baca Juga  DPRD Lampung Sebut Kebijakan Presiden dan Gubernur Mulai Dongkrak Kesejahteraan Petani

Koordinasi yang kuat dilakukan antara Dinkes Provinsi dan seluruh Dinkes Kabupaten/Kota melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (GIRIJ) sebagai upaya preventif dan promotif.

Selain itu, masyarakat didorong untuk berperan aktif dalam mengimplementasikan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Plus di tempat-tempat umum guna mencapai Angka Bebas Jentik (ABJ) minimal 95 persen. Upaya ini diharapkan dapat membantu menekan penyebaran DBD di masyarakat.

“Masyarakat didorong untuk berperan aktif dalam mengimplementasikan PSN 3M Plus di tempat-tempat umum guna mencapai Angka Bebas Jentik (ABJ) minimal 95 persen,” urainya

Baca Juga  Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Dinkes Provinsi Lampung juga tengah berproses meningkatkan surat edaran Gubernur untuk menghadapi potensi peningkatan kasus infeksi DBD di tahun ini. Informasi mengenai antisipasi peningkatan kasus DBD pun telah disampaikan kepada seluruh Dinkes Kabupaten/Kota.

Lusi, mengingatkan masyarakat untuk mengenali gejala DBD, seperti panas tinggi mendadak, kelemahan, nyeri ulu hati, bintik-bintik merah pada kulit, dan pendarahan pada hidung, muntah, atau buang air besar. Masyarakat diminta untuk segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala tersebut untuk mencegah komplikasi yang berpotensi fatal.

“Segera diberi bantuan, bila tidak segera ditolong dapat menyebabkan kematian,” tutupnya. (Luki)

Berita Terkait

Soroti Kinerja APBD 2025, Fraksi Golkar DPRD Lampung Desak Evaluasi Menyeluruh
Guru PPPK Keluhkan Penempatan, DPRD Lampung Minta Pemerintah Bertindak
Pemprov Lampung Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia, UMKM Ikut Terdongkrak
Gibran, Teknologi dan Budaya Harus Berjalan Selaras
Soroti Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, DPRD Lampung Desak Pemprov Utamakan Kepentingan Masyarakat
DPRD Lampung, Jalan Mulus Dorong Wisata Lampung Makin Kompetitif
Komisi II DPRD Lampung Minta Praktik Meracun Ikan dengan Putas Ditindak Tegas
Warga Bangun Swadaya Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pembangunan Permanen

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23 WIB

Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:41 WIB

Kapolsek Gadingrejo Edukasi Siswa Baru Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39 WIB

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB

Tulang Bawang Barat

80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:52 WIB