Lion Air Jatuh, Basarnas: Kalau Ada yang Hidup Itu Keajaiban

Avatar

Senin, 29 Oktober 2018 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagian puing Lion Air JT 610 yang jatuh (Foto: Basarnas)

Bagian puing Lion Air JT 610 yang jatuh (Foto: Basarnas)

Lampung (Netizenku.com): Basarnas menegaskan tim gabungan masih berupaya mencari dan mengevakuasi korban pesawat Lion Air JT 610, yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

\”Saya belum tahu (kemungkinan korban selamat), ini keajaiban kalau ada yang hidup,\” kata pejabat Humas Basarnas Yusuf Latif di kantornya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/10/2018).

Dia meminta menunggu informasi resmi. Basarnas belum dapat memastikan bagaimana kondisi korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kita belum bisa mengambil keputusan seperti itu pastinya, karena kan kita nggak tahu, seperti apa di sana kan kita nggak tahu. Kita tunggu saja nanti, sore ini, informasinya seperti apa,\” ujarnya.

Baca Juga  Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara

Yusuf menambahkan sudah ada enam kantong jenazah yang tiba di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Keenam kantong itu akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati.

\”Sudah ketemu ada enam kantong yang di ini, enam kantong tapi campur-campur itu. Ini masih di JICT Tanjung Priok, tapi nanti dibawa ke RS Polri,\” tuturnya.

Jenazah Tiba di RS Polri

Baca Juga  Tubaba Masih Nol Kasus PMK, Tapi Vaksinasi Ternak Baru Capai 30 Persen

Kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 sudah berdatangan ke RS Polri. Total, ada 18 kantong jenazah yang telah tiba.

Kantong jenazah itu tiba secara bertahap di RS Polri.

Terbaru, ada empat kantong jenazah yang tiba pada pukul 19.59 WIB, setelah 14 kantong jenazah tiba lebih dulu.

\”Empat belas kantong (yang sudah tiba pukul 19.07 WIB),\” kata Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Edy Purnomo.

Edy mengatakan pemeriksaan isi kantong jenazah akan dilakukan besok. Malam ini jenazah baru dimasukkan ke lemari pendingin.

Baca Juga  Bukan Sekadar Bantuan, Tubaba Bangun Ekosistem Usaha Warga dari Modal hingga Perlindungan

\”Malam ini belum (diperiksa),\” ucap Edy.

Proses pencarian korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan laut Karawang, Jawa Barat, masih dilakukan selama 24 jam tanpa henti.

Pesawat Lion Air JT 610 berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.20 WIB. Pesawat hilang kontak sekitar 13 menit kemudian.

Lalu, pesawat dinyatakan jatuh di perairan Karawang. Pesawat itu mengangkut 189 orang. Puing pesawat, potongan tubuh, dan seragam pramugari sudah ditemukan. (dtc/lan)

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Minggu, 4 Okt 2026 - 21:07 WIB