oleh

Lesty Minta Pemprov Evaluasi PPKM

Bandarlampung (Netizenku.com): Anggota DPRD Lampung Lesty Putri Utami meminta pemerintah melakukan evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) karena angka kematian akibat Covid-19 di Lampung masih tinggi, bahkan tertinggi secara nasional.

“Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Provinsi atau Satgas yang telah dibentuk harus bisa menekan kasus kematian akibat Covid-19 yang masih tinggi. Ini harus jadi bahan evaluasi pelaksanaan PPKM,” ujar anggota Komisi V DPRD Lampung dari PDI Perjuangan itu, Sabtu (14/2).

Baca Juga  Capai 1.046 Kasus, Lampung 4 Orang Positif Corona

Lesty mengharapkan pemerintah meningkatkan fasilitas kesehatan di daerah-daerah yang terdampak sehingga perawatan terhadap pasien Covid-19, khususnya yang bergejala sedang hingga berat.

“Optimalisasi penanganan pasien Covid di rumah sakit harus dilakukan. Dan sebisa mungkin untuk daerah-daerah dengan tingkat kematian tinggi, maksimalkan pelayanan isolasi terpusat. Dengan begitu pasien-pasien Covid berada dalam pengawasan tim medis dan dapat segera ditolong jika kondisinya menurun,” tuturnya.

Baca Juga  Mantan Pejabat PU Lampung Timur Tersangka Korupsi Peningkatan Ruas Jalan

Selain itu, menurut Lesty, upaya testing, tracing, dan treatment harus lebih dioptimalkan. Percepatan vaksinasi juga harus berjalan beriringan dengan upaya-upaya penanganan Covid-19 lainnya.

“Jangan karena ingin mengejar target vaksinasi, kemudian penanganan pandemi lainnya jadi lalai. Semua harus berjalan bersamaan karena semuanya penting untuk menyelamatkan masyarakat dari pandemi Covid-19,” ucapnya.

“Bagi daerah yang angka kasus kematian Covid-19 masih tinggi, harus hati-hati kalau ingin melonggarkan pembatasan kegiatan. Hal ini sejalan dengan rekomendasi WHO Untuk mengurangi resiko terpapar virus tersebut,” tambahnya.

Baca Juga  Pemprov dan BPOM Kendalikan Obat dan Makanan Berbahaya di Provinsi Lampung

Untuk menelan laju penularan Lesty mengingatkan masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan, dengan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, memakai masker, dan menjaga jarak.(Agis)