Lampung Barat Prioritaskan Jadi Kabupaten Tangguh Bencana

Redaksi

Senin, 15 Oktober 2018 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat (Netizenku.com): Membangun kabupaten tangguh bencana membutuhkan peran serta seluruh komponen masyarakat, sehingga saat hal yang tidak diinginkan terjadi, masyarakat sudah siap menghadapinya.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) merupakan salah satu komponen yang juga ikut berpartisipasi dalam mewujudkan Lambar sebagai kabupaten tangguh bencana.

Melalui pendekatan program Pengurangan Risiko Bencana Terpadu Berbasis Masyarakat atau yang kerap dikenal dengan sebutan PERTAMA, PMI bekerjasama dengan American Red Cross (AmCross) melaksanakan program desa tangguh bencana dan sekolah tangguh bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terdapat tiga pekon binaan PMI yang termasuk dalam program ini, yaitu Pekon Ujung Kecamatan Lumbok Seminung, Pekon Sukamarga dan Tuguratu Kecamatan Suoh.

Baca Juga  Angkasa Pura Indonesia Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Selain membangun desa tangguh, PMI bersama dengan AmCross juga membangun sekolah aman dan tangguh bencana. Program tersebut dilaksanakan di SMPN 1 Suoh, SMPN Satap 1 Suoh, dan SMPN 1 Lumbok seminung.

Sekolah Tangguh, jelas sekretaris PMI Lambar, Agus Darma Putra, bertujuan untuk mengingkatkan kesiapsiagaan elemen sekolah, guru, murid dan orang tua dalam menghadapi bencana yang ada di daerah tersebut.

Program membangun sekolah tangguh dan aman bencana di tiga sekolah tersebut, jelas dia, sudah berjalan selama satu tahun terakhir.

Berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan untuk mencapai ketiganya menjadi sekolah tangguh bencana, diantaranya membentuk tim Ayo Siaga Bencana (ASB) sekolah yang terdiri dari para siswa, melakukan pelatihan kepada tim ASB untuk meningkatkan kapasitas tim, sehingga kemudian dapat melakukan kegiatan kampanye penyadaran kepada warga sekolah.

Baca Juga  Soroti Pajak Air Permukaan, DPRD Lampung Minta Pengawasan Perusahaan Diperketat

Selain itu, PMI juga melaksanakan kegiatan pelatihan-pelatihan khusus untuk guru, yang kemudian diharapkan dapat menguatkan kapasitas para guru, dan seluruh komponen yang ada di sekolah.

Kegiatan lain yang juga sudah dilaksanakan seperti menyepakati jalur evakuasi dan titik kumpul di lingkungan sekolah program, melaksanakan kegiatan pemetaan risiko bencana sekolah.

Selain itu juga dilaksanakan kegiatan-kegiatan analisa kebencanaan yang melibatkan siswa dan dewan guru, hingga pada kegiatan menyusun rencana aksi sekolah dapat mengurangi dampak resiko bencana.

Baca Juga  Antrean BBM Solar Hambat Ekonomi Lampung, Budi Hadi Minta Pertamina Tambah Pasokan dan SPBN

Selanjutnya juga menyusun dokumen Standar Operasional Prosedur (SOP) penanggulangan bencana di sekolah.

“Kita bersama-sama dengan sekolah juga sudah menyusun SOP penanggulangan bencana sekolah, dan sudah kita simulasikan. Sehingga diharapkan pada saat ada bencana, seluruh komponen sekolah sudah mengetahui apa yang harus mereka perbuat, dan muaranya, dapat mengurangi dampak risiko bencana, seperti korban luka dan korban jiwa,” ujarnya kepada Netizenku.com, Senin (15/10/2018).

Agus berharap, kegiatan tersebut juga dapat ditularkan di sekolah-sekolah lain yang ada di Lambar, sehingga Lambar benar-benar akan menjadi Kabupaten Tangguh Bencana. (Iwan)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Komitmen Selesaikan Konflik Agraria yang Berlarut-larut
Gubernur Lampung Minta Pemerintah Pusat Percepat Penataan HGU dan Hutan Register
DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi
Lampung Mulai Bangun Ekosistem Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi
Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru