Lampung Barat Prioritaskan Jadi Kabupaten Tangguh Bencana

Redaksi

Senin, 15 Oktober 2018 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat (Netizenku.com): Membangun kabupaten tangguh bencana membutuhkan peran serta seluruh komponen masyarakat, sehingga saat hal yang tidak diinginkan terjadi, masyarakat sudah siap menghadapinya.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) merupakan salah satu komponen yang juga ikut berpartisipasi dalam mewujudkan Lambar sebagai kabupaten tangguh bencana.

Melalui pendekatan program Pengurangan Risiko Bencana Terpadu Berbasis Masyarakat atau yang kerap dikenal dengan sebutan PERTAMA, PMI bekerjasama dengan American Red Cross (AmCross) melaksanakan program desa tangguh bencana dan sekolah tangguh bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terdapat tiga pekon binaan PMI yang termasuk dalam program ini, yaitu Pekon Ujung Kecamatan Lumbok Seminung, Pekon Sukamarga dan Tuguratu Kecamatan Suoh.

Baca Juga  Wagub Jihan Nurlela Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Lampung

Selain membangun desa tangguh, PMI bersama dengan AmCross juga membangun sekolah aman dan tangguh bencana. Program tersebut dilaksanakan di SMPN 1 Suoh, SMPN Satap 1 Suoh, dan SMPN 1 Lumbok seminung.

Sekolah Tangguh, jelas sekretaris PMI Lambar, Agus Darma Putra, bertujuan untuk mengingkatkan kesiapsiagaan elemen sekolah, guru, murid dan orang tua dalam menghadapi bencana yang ada di daerah tersebut.

Program membangun sekolah tangguh dan aman bencana di tiga sekolah tersebut, jelas dia, sudah berjalan selama satu tahun terakhir.

Berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan untuk mencapai ketiganya menjadi sekolah tangguh bencana, diantaranya membentuk tim Ayo Siaga Bencana (ASB) sekolah yang terdiri dari para siswa, melakukan pelatihan kepada tim ASB untuk meningkatkan kapasitas tim, sehingga kemudian dapat melakukan kegiatan kampanye penyadaran kepada warga sekolah.

Baca Juga  IJP Lampung Salurkan 120 Paket Daging Kurban untuk Anggota dan Warga

Selain itu, PMI juga melaksanakan kegiatan pelatihan-pelatihan khusus untuk guru, yang kemudian diharapkan dapat menguatkan kapasitas para guru, dan seluruh komponen yang ada di sekolah.

Kegiatan lain yang juga sudah dilaksanakan seperti menyepakati jalur evakuasi dan titik kumpul di lingkungan sekolah program, melaksanakan kegiatan pemetaan risiko bencana sekolah.

Selain itu juga dilaksanakan kegiatan-kegiatan analisa kebencanaan yang melibatkan siswa dan dewan guru, hingga pada kegiatan menyusun rencana aksi sekolah dapat mengurangi dampak resiko bencana.

Baca Juga  Kantongi Dukungan 14 PK, Handitya Narapati Siap Pimpin Golkar Bandar Lampung

Selanjutnya juga menyusun dokumen Standar Operasional Prosedur (SOP) penanggulangan bencana di sekolah.

“Kita bersama-sama dengan sekolah juga sudah menyusun SOP penanggulangan bencana sekolah, dan sudah kita simulasikan. Sehingga diharapkan pada saat ada bencana, seluruh komponen sekolah sudah mengetahui apa yang harus mereka perbuat, dan muaranya, dapat mengurangi dampak risiko bencana, seperti korban luka dan korban jiwa,” ujarnya kepada Netizenku.com, Senin (15/10/2018).

Agus berharap, kegiatan tersebut juga dapat ditularkan di sekolah-sekolah lain yang ada di Lambar, sehingga Lambar benar-benar akan menjadi Kabupaten Tangguh Bencana. (Iwan)

Berita Terkait

Chusnunia Ramaikan Nobar Final Piala Dunia Bersama Santri di Bandar Lampung
Golkar Lampung Tengah Panaskan Mesin Politik, Pasang Target 15 Kursi DPRD
Soroti Kinerja APBD 2025, Fraksi Golkar DPRD Lampung Desak Evaluasi Menyeluruh
Guru PPPK Keluhkan Penempatan, DPRD Lampung Minta Pemerintah Bertindak
Pemprov Lampung Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia, UMKM Ikut Terdongkrak
Gibran, Teknologi dan Budaya Harus Berjalan Selaras
Soroti Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, DPRD Lampung Desak Pemprov Utamakan Kepentingan Masyarakat
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:59 WIB

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:18 WIB

Pemkab Tubaba Targetkan Pendapatan Daerah Rp1,758 Triliun pada 2027

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:04 WIB

DPRD Tubaba Terima KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksi Rp1,75 Triliun

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:54 WIB

Sekda Tubaba Hadiri Ujian Promosi Doktor Sekda Tulang Bawang

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:52 WIB

Ana Nadirsyah Pantau Layanan Tubaba Q Sehat di Lambu Kibang

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:49 WIB

Ketua TP PKK Tubaba Tinjau Program TubabaQ Sehat

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:40 WIB

Wabup Tubaba Tinjau Program Tubaba Q Sehat di Way Kenanga

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kejari Tubaba Lelang 12 Barang Rampasan Negara

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB