Tanggamus (Netizenku.com): Airin Mulisa, remaja limabelas tahun itu menghembuskan nafas terakhir setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Barat ruas Pekon Kedaloman, Kecamatan Gunung Alip. Lakalantas tragis yang menimpa remaja asal Pekon Bandingagung, Kecamatan Talangpadang itu, terjadi Kamis (31/3) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kepala Unit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Tanggamus, Bripka Kuswanto menerangkan, ada dua sepeda motor dan satu truk roda enam yang terlibat dalam lakalantas ini. Pertama, pengendara bernama Airin Mulisa (15). Dia mengendarai Honda Vario bernomor polisi BE 2150 VX sendirian.
“Yang pada akhirnya, Airin Mulisa ini meninggal dunia (MD) akibat lakalantas tersebut. Ia terluka parah antara lain luka robek pada dagu, pendarahan pada mulut, dan patah tangan kanan,” ujar kanit laka, mewakili Kasatlantas Polres Tanggamus, AKP Amsar, S.Sos., Kamis malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikutnya adalah pengendara sepeda motor Honda Beat bernopol BE 5012 OV, bernama Rivina Saputri (15). Dengan penumpangnya bernama Syifa Azhara (14). Kedua pelajar perempuan itu beralamat di Pekon Sukarame, Kecamatan Talangpadang.
Kemudian truk roda enam jenis Mitsubishi bernopol BE 8922 ZF yang dikemudikan Edi Irawan (27). Sopir truk ini beralamat di Dusun 1 RT 06 RW 01, Desa Kertosari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Lampung Selatan.
Di dalam truk juga ada dua penumpang. Yaitu Riyan Apriansyah (15). Dia berstatus pelajar beralamat Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting. Dan Budi Santoso (29), warga RT 04 RW 03 Desa Kismobudoyo, Kecamatan Banaran, Kabupaten Boyolali.
“Sopir truk berikut dua penumpangnya kondisinya selamat. Lalu pengendara Honda Beat, Rivina Saputri, juga tidak terluka. Namun penumpangnya, Syifa Azhara alami luka lecet pada tangan dan kaki,” terang kanit laka.
Kronologis lakalantasnya, Kuswanto menjelaskan, bermula ketika pengendara Honda Vario, Airin Mulisa dan pengendara Honda Beat, Rivina Saputri berjalan beriringan. Mereka melaju dari arah Talangpadang menuju ke Gisting.
Diduga tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai Airin Mulisa, melindas sebuah kardus yang berisi batu. Kardus tersebut tergeletak di badan jalan. Akibatnya, laju sepeda motor Airin Mulisa oleng ke kanan.
Nahasnya, Kuswanto melanjutkan, pada saat bersamaan dari arah berlawanan, Gisting menuju Talangpadang, datang truk Mitsubishi. Lantaran jarak yang sudah terlampau dekat, sopir truk tidak dapat menghindari Airin Mulisa yang mendadak oleng ke lajur kanan.
“Akibatnya, Airin Mulisa membentur bagian depan sebelah kanan truk tersebut. Tak berhenti di situ, dia terpental ke lajurnya kembali di sebelah kiri. Kemudian tertabrak lagi pengendara Honda Beat, Rivina Saputri, yang tepat berada di belakang korban,” beber Kuswanto. (Arj/len)








