KPU Lampung Angkat Bicara Soal Polemik Maskot Kera Berkain Tapis

Agis Dwi Prakoso

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung angkat bicara terkait polemik maskot kera atau monyet yang dinilai melecehkan masyarakat Lampung.

Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami, menjelaskan bahwa sayembara jingle dan maskot pilkada dilakukan oleh KPU kabupaten/kota secara mandiri. Dirinya pun mengaku baru mengetahui maskot KPU Bandarlampung saat menghadiri undangan di Tugu Adipura pada Minggu (19/5).

Baca Juga  Budhi Condrowati Minta Pemprov Lampung Cicil Utang BPJS Rp105 Miliar

“KPU kabupaten dan kota menggelar sayembaranya sendiri dan menentukan juri independen yang meliputi akademisi dan budayawan,” ujar Erwan saat dihubungi pada Rabu (22/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut bahwa pihaknya telah menginstruksikan KPU Kota Bandarlampung meminta maaf secara terbuka dan menemui sejumlah tokoh adat guna mengakui kesalahan dan mengganti maskot.

Baca Juga  Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

“Begitu kita tahu hal ini mendapat reaksi dari masyarakat adat, kita langsung minta KPU Kota Bandarlampung segera minta maaf secara terbuka dan menemui tokoh-tokoh adat,” jelas dia.

Terkait penilaian tak kooperatifnya Ketua KPU Kota Bandarlampung, Dedy Triadi, dari sejumlah tokoh adat, Erwan menjelaskan bahwa pada saat kejadian Dedy Triadi sedang berada di Kantor Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga  Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

“Disaat yang sama posisi Ketua KPU Bandarlampung sedang berada di MK mendengar putusan sengketa hasil pileg,” katanya.

Terkait proses hukum yang berjalan, Erwan Bustami tak berkomentar banyak. “Ya kita tidak bisa berbicara sejauh itu. Sekarang kita tetap fokus mempersiapkan Pilkada 2024,” pungkasnya. (Agis)

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen
Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung
Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB
Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB