Komisi V DPRD Lampung Dukung Inisiatif Perda Anti LGBT

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Yanuar Irawan, menerima audiensi dari Lampung Anti LGBT pada Kamis  (8/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Komisi V menyatakan dukungan terhadap dorongan penerbitan Peraturan Daerah (Perda) Anti LGBT sebagai usulan inisiatif DPRD Provinsi Lampung tahun 2026.

Lampung (Netizenku.com): Yanuar mengatakan, aspirasi yang disampaikan Lampung Anti LGBT disambut baik, terutama karena disertai data dan fakta lapangan yang dinilai mengkhawatirkan. Komisi V, kata dia, akan mendorong agar rencana perda tersebut masuk dalam pembahasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

“Dengan data-data yang mereka sampaikan, kami menyambut baik aspirasi ini. Tahun 2026 nanti akan menjadi inisiatif perda dari Komisi V dan selanjutnya masuk ke Bapemperda,” ujar Yanuar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yanuar, isu perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dinilai mendesak karena berkaitan dengan dampak sosial dan kesehatan masyarakat. Ia menyoroti data yang disampaikan dalam audiensi tersebut, termasuk klaim jumlah kasus di Bandar Lampung.

Baca Juga  Pemprov Lampung Tanam 25.000 Mangrove di Pesisir Pesawaran

“Data yang disampaikan, bahkan di Bandar Lampung saja disebutkan lebih dari 37 ribu orang terpapar perilaku tersebut. Dokter Sasa Chalim yang mendampingi audiensi juga menyampaikan bahwa RSUD Abdul Moeloek banyak menangani pasien dengan kasus serupa. Ini menurut kami sudah sangat urgen,” ujarnya.

Ia menilai, keberadaan perda dapat menjadi payung hukum bagi pemerintah dan pemangku kepentingan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Paling tidak, dengan adanya perda, kita memiliki dasar hukum untuk menyampaikan kepada masyarakat. Minimal dimulai dari menjaga keluarga masing-masing,” jelasnya.

Yanuar menjelaskan, sesuai kesepakatan rapat pimpinan (rapim), usulan perda inisiatif DPRD akan dimasukkan pada awal tahun, yakni Januari hingga Februari. Komisi V memastikan Rancangan Perda (Raperda) Anti LGBT menjadi salah satu usulan prioritas.

Ia juga mengungkapkan bahwa Lampung Anti LGBT telah bertemu dengan Ketua DPRD Lampung, Gubernur, dan Wakil Gubernur Lampung, serta mengklaim telah mendapat dukungan. Naskah akademik raperda tersebut juga telah diserahkan ke Bapemperda.

Baca Juga  Marindo Lantik Gadriyanto Abung sebagai Kasatpol PP dan Lukman Pura Direktur RSUDAM

“Mudah-mudahan tidak ada kendala dalam proses pembahasannya,” pungkas Yanuar.

Sementara itu, Koordinator Lampung Anti LGBT, Firmansyah Y. Alfian, menyebut gerakan ini muncul karena fenomena LGBT yang dinilai semakin terbuka, terutama di media sosial.

“Secara terbuka mereka mengakui sebagai gay, homo, dan sebagainya. Ini berdasarkan hasil pemantauan kami,” ujarnya.

Menurut Firmansyah, fenomena tersebut ditemukan di berbagai lingkungan, mulai dari institusi pendidikan hingga profesi tertentu.

“Kami temukan di berbagai tempat, termasuk di lingkungan pendidikan dan tenaga kesehatan. Kondisi ini sangat memprihatinkan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa gerakan yang diinisiasinya tidak membenci individu, melainkan menolak perilaku yang dianggap menyimpang. Perda diharapkan menjadi dasar edukasi, sosialisasi, dan langkah preventif, khususnya bagi generasi muda.

“Kami tidak membenci orangnya, tetapi perilakunya. Tujuan kami adalah edukasi, sosialisasi, serta menyiapkan sarana rehabilitasi bagi mereka yang ingin berubah,” tegasnya.

Firmansyah menambahkan, pendekatan pidana bukan tujuan utama. Namun, jika ditemukan unsur tindak pidana, penegakan hukum tetap diperlukan.

Baca Juga  Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Ia juga mengklaim, berdasarkan pemantauan media sosial, jumlah komunitas LGBT di Lampung mencapai hampir 100 ribu akun, dan menempatkan Lampung sebagai provinsi dengan jumlah tertinggi kedua di Indonesia setelah Jawa Barat.

“Yang mengkhawatirkan, kecenderungan tersebut dinilai semakin tersamarkan dan bahkan dianggap sebagai gaya hidup, termasuk di lingkungan kampus. Inilah yang ingin kami cegah,” katanya.

Firmansyah menegaskan pihaknya menghargai perbedaan pendapat dan siap berdiskusi secara terbuka, termasuk terkait isu hak asasi manusia (HAM).

“HAM tidak boleh bertentangan dengan agama. Kami siap berdiskusi secara terbuka,” ujarnya.

Ia menutup dengan menyebutkan bahwa jika Perda Anti LGBT disahkan, Lampung berpotensi menjadi provinsi pertama yang memiliki regulasi tersebut di tingkat provinsi, sementara di sejumlah kabupaten/kota di daerah lain regulasi serupa telah diterapkan atau tengah dibahas.

“Dengan perda, tanggung jawab menjadi bersama dan negara hadir menyelesaikan persoalan ini,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik
Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi
Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:46 WIB

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur

Berita Terbaru

Lampung

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Minggu, 11 Okt 2026 - 22:27 WIB