Ketua NU Lamteng Kampanye Usai Pengajian, Panwas Surati KPU

Redaksi

Sabtu, 17 Maret 2018 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Lampung Tengah Imam Suhadi menjadikan pengajian peringatan Hari Lahir (Harlah) NU Ke-92 di Kecamatan Anak Tuha beberapa waktu lalu, sebagai ajang kampanye Arinal-Nunik.

Pasalnya, dalam pengajian tersebut, Imam membagikan atribut kampanye berupa baju dan kalender milik pasangan calon nomor urut tiga tersebut.

Sontak, para jamaah pengajian berebut untuk mendapatkan kalender dan baju yang ditempatkan di kendaraaan mobil Pajero putih yang diduga milik Ketua NU Lampung Tengah, Imam Suhadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Penindakan Panwas Lampung Tengah Edwin membenarkan dengan adanya pembagian atribut pasangan calon nomor urut tiga tersebut.Atribut tersebut dibagikan setelah acara pengajian, dibawa menggunakan mobil Imam Suhadi.

“Setelah kita konfirmasi ternyata benar, Ketua NU Lampung Tengah Imam Suhadi membawa atribut berupa kalender dan kaos, pembagian bukan di saat acara berlangsung namun setelah acara pengajian selesai,” ungkapnya, Sabtu (17/3).

Atas dasar itu, Panwas setempat melaporkan hal ini ke KPU untuk memberikan sanksi teguran keras kepada paslon nomor 3. “Kita sudah rekomendasikan ke KPU untuk memberikan surat teguran keras. Suratnya sudah kita sampaikan ke KPU kemarin,” katanya.

Sementara itu, Ketua MPC NU Lampung Tengah Imam Suhadi membenarkan bahwa mobil tersebut adalah miliknya.

“Iya benar, di mobil saya memang ada atribut paslon nomor urut tiga, namun itu hanya sedikit. Karena ada yang minta ya saya kasihkan saja ke warga,” ucapnya.

Ia pun berkilah bahwa apa yang dilakukannya bukan termasuk bentuk politik praktis. Sebab ia tidak termasuk sebagai tim sukses salah satu pasangan calon.

“Saya tidak ngomong di atas panggung untuk memilih paslon tiga. Selama saya mengisi tidak satu pun bahasannya ke arah sana. Cuma kebetulan saja selesai acara ada pembagian atribut. Saya rasa sih tidak masalah dan tidak termasuk politik praktis,” jelasnya. (Rio)

Berita Terkait

Pengembangan OTT, KPK Bakal Periksa Kepala Satker Lain di Lamteng
Reses Hari Terakhir, Munir Salurkan PIP di Rumbia dan Kota Gajah
Reses Hari ke-5, Munir Abdul Haris Tegaskan Komitmen Bangun Desa
Hari Kedua Reses, Munir Bantu Siswa Kurang Mampu di Lamteng
Munir Serap Aspirasi Warga Anak Tuha
Surajaya Minta Generasi Penerus Bangsa Wajib Jaga Pancasila
Pemprov Lampung Luncurkan Program MBG di Lamteng: Dorong Peningkatkan SDM dan Ekonomi Desa
Anggota DPRD Lampung Ajak Perempuan Bangun Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 14:42 WIB

Wagub Jihan Groundbreaking Ruas Bandar Jaya-Mandala, Targetkan Kemantapan Jalan 96%

Selasa, 28 April 2026 - 14:32 WIB

Bidik Prestasi di Bandung, FGI Lampung Siapkan 6 Atlet Unggulan untuk Kejurnas Gimnastik 2026

Senin, 27 April 2026 - 22:25 WIB

Gaji ke-13 ASN Pemprov Lampung Cair Juni 2026, Anggaran Rp150 Miliar Disiapkan

Senin, 27 April 2026 - 22:10 WIB

DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Senin, 27 April 2026 - 13:43 WIB

Harlah ke-80 Muslimat NU di Lampung, Jihan Nurlela dan Khofifah Resmikan Paralegal

Minggu, 26 April 2026 - 17:12 WIB

Purnama Wulansari Dukung Agita Nazara di Puteri Indonesia 2026

Minggu, 26 April 2026 - 17:04 WIB

Sinergi Sumbagsel, Mirza dan Tokoh Nasional Bersatu Percepat Pembangunan

Minggu, 26 April 2026 - 16:59 WIB

Wagub Jihan Ajak Ulama Mesir Perkuat Sinergi Pendidikan di Lampung

Berita Terbaru

Tersedia 10 armada (3 unit beroperasi tahap awal) dengan tarif Rp5.000 menggunakan sistem pembayaran non-tunai.(Foto: ist)

Bandarlampung

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:08 WIB

Lampung

DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Senin, 27 Apr 2026 - 22:10 WIB